BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Reses II di Kelurahan Wek III, Sarifah Hannum Lubis Terima Aspirasi Warga Soal Bansos, Narkoba, dan Infrastruktur Sungai

Indra Saputra - Jumat, 29 Agustus 2025 20:35 WIB
Reses II di Kelurahan Wek III, Sarifah Hannum Lubis Terima Aspirasi Warga Soal Bansos, Narkoba, dan Infrastruktur Sungai
Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, Sarifah Hannum Lubis, melaksanakan kegiatan Reses II di Kelurahan Wek III, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. (foto: Indra Saputra/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANGSIDIMPUAN – Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, Sarifah Hannum Lubis, melaksanakan kegiatan Reses II di Kelurahan Wek III, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Wek III Paisal Ashabi, Kepala Lingkungan (Kepling) I dan II, perangkat kelurahan, tokoh adat (hatobangon), serta sejumlah warga masyarakat.

Dalam sambutan pembuka, perwakilan hatobangon Kelurahan Wek III menyampaikan sejumlah keluhan dari masyarakat, terutama terkait bantuan sosial (bansos) yang belum merata serta meningkatnya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan warga.

Baca Juga:

Salah satu peserta reses, Rahmad Piliang, menyampaikan kegelisahan warga terhadap maraknya peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Wek III.

"Masalah narkoba sudah sangat meresahkan, khususnya bagi generasi muda. Kami mohon agar pemerintah benar-benar serius menangani ini," ujarnya.

Baca Juga:

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pengaktifan kembali pos kamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan, mengingat maraknya kasus pencurian belakangan ini.

Isu infrastruktur sungai turut menjadi sorotan. Warga mengeluhkan kondisi dek sungai Aek Sibottar yang sudah mengkhawatirkan, khususnya saat musim hujan dengan curah tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Wek III Paisal Ashabi menjelaskan bahwa pengajuan pembangunan dek sungai sepanjang 500 meter sudah disampaikan ke pihak terkait.

"Usulan penguatan tebing sungai telah kami ajukan sepanjang 500 meter. Semoga dapat direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan warga," ujar Paisal.

Perwakilan dari pengurus adat dan alim ulama juga menyampaikan keluhan mengenai keterbatasan petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA).

Saat ini, hanya terdapat satu petugas yang bertugas di wilayah tersebut, sehingga seringkali terjadi kendala dalam pelaksanaan akad nikah.

"Karena petugas hanya satu, jika mempelai terlambat datang, petugas bisa saja pindah ke lokasi lain. Kami mohon agar Ibu Dewan dapat mengusulkan penambahan petugas KUA di wilayah kami," ungkap salah satu tokoh adat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Saripah Hanum Buktikan Kepedulian, Pos Kamling Dibangun dari Kocek Pribadi
Prestasi Gemilang! Siswa Madrasah Ini Juara di Kejuaraan Bulu Tangkis Exos Cup III Se-Tapanuli
Komisi III DPRD Padangsidimpuan Akan Panggil RS Metta Medika dan BPJS, Terkait Dugaan Penolakan Pasien Anak
APMB Sumut Gelar Aksi Damai di Kantor Kemenag Padangsidimpuan, Soroti Dugaan Pemberhentian Sepihak dan Praktik Nepotisme
Lakalantas Maut di Jalur Sipirok–Padangsidimpuan, Pemotor Wanita Meninggal Dunia di Tempat
Satpol PP Padangsidimpuan Gelar Patroli Malam untuk Jaga Ketertiban dan Ketentraman Kota
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru