Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya di Tanah Bertuah
LANGKAT Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang, upaya pelestarian budaya daerah dinilai semakin penting untuk menjaga
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN – Desa Tandihat, yang terletak di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kini berada dalam kondisi darurat pasca-bencana yang melanda.
Setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama empat hari berturut-turut, sebagian besar perkampungan di desa ini mengalami kerusakan parah.
Warga desa meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk segera menangani masalah ini.Baca Juga:
Pada Jumat (6/12/2025) pagi, sekitar pukul 04:00, suara gemuruh keras terdengar dari dalam rumah warga, disusul dengan suara retakan dinding yang menandakan adanya pergerakan tanah. Begitu keluar, warga Desa Tandihat menyaksikan tanah di pekarangan rumah mereka terbelah dan amblas.
Dalam kepanikan, sebagian warga berlarian menuju perkebunan sawit milik PTPN IV yang berbatasan dengan desa mereka untuk mencari tempat yang lebih aman.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang ditemui, kondisi desa semakin memburuk. Banyak rumah warga yang ambruk, termasuk sekolah dasar, perpustakaan, dan kantor kepala desa yang baru saja dibangun, namun kini hancur total.
Jalan utama desa juga ikut amblas, memutus akses keluar-masuk. Saat tim media bersama jurnalis televisi meninjau langsung lokasi pada Sabtu (6/12/2025), tampak bahwa sebagian besar perkampungan sudah tidak berpenghuni, dengan hanya lima rumah yang masih berdiri karena posisinya yang lebih tinggi di atas permukiman utama.
Di lokasi tersebut, tanah masih terasa bergerak, dan suara retakan rumah terdengar jelas.
Listrik padam dan jaringan internet terputus, membuat warga semakin terisolasi.
Banyak yang kini mengungsi ke perumahan perkebunan PTPN IV yang terletak tidak jauh dari desa. Mereka sangat membutuhkan bantuan darurat, termasuk sembako, selimut, dan peralatan medis.
Sementara itu, alat berat berupa excavator telah mulai membuka akses jalan pintas dari kebun sawit yang telah mencapai 300 meter.
Namun, jalan utama ke desa Tandihat yang sudah amblas total masih terhalang, dan jalan penghubung yang tersisa harus diperpanjang agar bisa menjangkau pemukiman yang belum terdampak.
LANGKAT Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang, upaya pelestarian budaya daerah dinilai semakin penting untuk menjaga
PEMERINTAHAN
BINJAI Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Kota Binjai mendesak Pemerintah Kota Binjai untuk segera membenahi tata kelola retrib
NASIONAL
BANGKALAN Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi Kantor Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Kamis, 25 Juni 2026. Mer
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina (Persero) memastikan salah satu kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Kapal Gamsunoro, berh
EKONOMI
YOGYAKARTA Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, angkat bicara setelah dirinya dila
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah nyata apabila benar me
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk me
KESEHATAN
DELI SERDANG Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Provinsi Sumatera Uta
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas
PEMERINTAHAN
NIAS Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, mengunjungi Galeri Dekranasda Kota Gunungsitoli yang berada
SENI DAN BUDAYA