BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Gubernur Koster Amankan Rp1,5 Triliun Dana APBN untuk Infrastruktur Bali 2026

Fira - Kamis, 04 September 2025 19:32 WIB
Gubernur Koster Amankan Rp1,5 Triliun Dana APBN untuk Infrastruktur Bali 2026
Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama transportasi Trans Metro Dewata di kawasan Sarbagita, Kamis (4/9/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengumumkan keberhasilannya mengamankan alokasi dana sekitar Rp1,5 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk pembangunan infrastruktur prioritas di Pulau Dewata.

Dukungan tersebut diperoleh setelah serangkaian pertemuan intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.

Anggaran jumbo tersebut akan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek strategis seperti pembangunan gedung parkir Pura Batur, underpass Jimbaran, Jembatan Kuning di Nusa Ceningan-Lembongan, embung Tukad Unda, serta lanjutan pembangunan shortcut Singaraja–Denpasar.

"Kalau kita hitung, hampir Rp1,5 triliun dari Kementerian PU akan dikucurkan untuk Bali tahun 2026," kata Koster dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama transportasi Trans Metro Dewata di kawasan Sarbagita, Kamis (4/9/2025).

Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan gedung parkir terpadu di kawasan Pura Batur, mirip dengan konsep parkir di Pura Agung Besakih.

Fasilitas ini dirancang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan mempermudah akses umat dan wisatawan ke Pura Batur.

"Mobil dari Gianyar, Buleleng, Klungkung, Denpasar dan sekitarnya akan parkir di sana. Nantinya disediakan shuttle untuk menuju pura," jelas Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Proyek ini disetujui dengan alokasi dana Rp250 miliar dari APBN 2026.

Gubernur Koster juga memastikan pembangunan underpass Jimbaran senilai Rp354 miliar akan dibiayai sepenuhnya oleh APBN, setelah sebelumnya direncanakan melalui skema pembiayaan sharing dengan Pemprov Bali dan Pemkab Badung.

"Saya langsung sampaikan ke Pak Menteri PU agar seluruh pembiayaan ditanggung pusat, dan beliau menyetujuinya. Studi kelayakan dan pembebasan lahan tetap menjadi tanggung jawab Pemkab Badung," kata Koster.

Tak hanya itu, Jembatan Kuning yang menghubungkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dengan alokasi Rp112 miliar.

Proyek ini diharapkan mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan kepulauan Nusa Penida.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru