Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu melakukan audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (12/9). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pertemuan tersebut membahas berbagai usulan program pembangunan strategis Kabupaten Tapanuli Selatan yang selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 dan Visi Indonesia Emas 2045. Fokus utama RKP tahun depan antara lain adalah penguatan kedaulatan pangan dan energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan ekonomi yang produktif dan inklusif.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Gus Irawan menyampaikan sejumlah kendala pembangunan di Tapsel yang masih memerlukan intervensi pusat, khususnya terkait infrastruktur jalan, irigasi jangka panjang, dan fasilitas dasar pendidikan serta kesehatan."Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, pariwisata, dan budaya. Namun, agar potensi ini memberi nilai tambah maksimal bagi masyarakat, kami membutuhkan dukungan infrastruktur dan program-program terintegrasi dari pemerintah pusat," jelas Gus Irawan.
Ia berharap, melalui dukungan Bappenas, program-program strategis daerah yang diusulkan Pemkab Tapsel dapat masuk dalam daftar prioritas nasional tahun 2026. Hal ini, menurutnya, akan mendorong percepatan pembangunandaerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Pemkab Tapsel menyampaikan usulan pembangunan dengan pendekatan lintas sektor dan wilayah, guna memastikan sinergi antarlembaga dalam mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta RKP 2026.