Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
ACEH – Sebanyak sembilan kader Pemuda Muhammadiyah (PM) dari Kabupaten Aceh Besar mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Tingkat Nasional yang digelar di Kota Juang, Bireuen.
Kegiatan ini disampaikan oleh Komandan Kokam Aceh Besar, Mujiburrahman, MA, kepada wartawan di Indra Puri, Jumat (10/10/2025).
Menurut Mujiburrahman, Diklatsar Kokam Nasional berlangsung selama tiga hari, sejak 10 hingga 12 Oktober 2025, dan diikuti oleh sekitar 150 peserta dari Pemuda Muhammadiyah se-Aceh serta perwakilan dari beberapa provinsi di Sumatera.Baca Juga:
"Kesembilan peserta dari Aceh Besar terdiri dari tiga pengurus dan enam kader aktif PDPM Aceh Besar. Mereka akan bergabung dengan peserta lain dari berbagai daerah untuk memperkuat jaringan dan kapasitas kader Kokam secara nasional," jelasnya.
Acara pembukaan Diklatsar Kokam Nasional resmi dibuka pada Jumat (10/10) oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM), Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI).
Lebih lanjut, Mujiburrahman menegaskan bahwa keikutsertaan kader dari Aceh Besar menjadi momentum penting dalam upaya menambah jumlah anggota Kokam tersertifikasi melalui pelatihan formal.
"Saya berharap sembilan pemuda ini mampu menyerap seluruh ilmu dan pengalaman selama diklat, serta memberi dampak positif bagi penguatan organisasi Kokam di Aceh Besar ke depan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Aceh Besar, Muhammad Ikhsanuddin, S.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi kepada PDPM Bireuen yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan berskala nasional tersebut.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada sembilan perwakilan kader dari Aceh Besar yang terpilih mengikuti Diklatsar.
"Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi para kader Pemuda Muhammadiyah, khususnya mereka yang aktif di Kokam. Karena itu, kami tidak ragu mengirimkan sembilan peserta terbaik dari Aceh Besar," jelas Ikhsanuddin.
Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kesiapsiagaan kader Kokam dalam melaksanakan fungsi kebencanaan, sosial kemasyarakatan, serta pengabdian umat.
"Atas nama PDPM Aceh Besar, kami menyampaikan terima kasih kepada PWPM Aceh, PDPM Bireuen, serta seluruh panitia dan pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan penting ini," pungkasnya.*
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL