Viral! Siswa SMPN 1 Pantai Labu Buang MBG ke Jalan, Diduga Tak Layak Konsumsi
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
SERDANG BEDAGAI– Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Darma Wijaya, secara resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sergai.
Prosesi pelantikan digelar di Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, pada Kamis pagi (16/10/2025).
Dua pejabat yang dilantik masing-masing adalah Drs. Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP sebagai Asisten Administrasi Umum, menggantikan posisinya sebelumnya sebagai Inspektur Kabupaten Sergai.Baca Juga:
Sementara posisi Inspektur kini diisi oleh Johan Sinaga, SE, MAP, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Dalam sambutannya, Bupati Sergai yang akrab disapa Bang Wiwik menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Jabatan ini bukan hanya kepercayaan dari pimpinan daerah, tetapi amanah dari masyarakat. Jalankan tugas dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab penuh," tegasnya.
Kepada Inspektur yang baru dilantik, Bupati menekankan peran strategis pengawasan internal dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.
"Saudara adalah ujung tombak pengawasan. Lakukan tugas secara objektif, independen, dan profesional. Audit bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mendorong perbaikan dan efisiensi," ujarnya.
Ia juga meminta agar Inspektorat aktif mendorong reformasi birokrasi serta menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran.
Sementara kepada Asisten Administrasi Umum, Bupati menaruh harapan besar agar mampu menjadi penggerak efisiensi birokrasi, serta menjembatani koordinasi antar perangkat daerah.
"Perkuat sistem tata kelola dan dorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik. Jangan ada lagi kebijakan yang tumpang tindih," ucapnya.
Bang Wiwik juga menekankan pentingnya inovasi, sinergi lintas sektor, dan adaptasi terhadap dinamika perubahan zaman demi percepatan pembangunan daerah.
"Kita hidup di era perubahan cepat. Kolaborasi adalah kunci. Jadilah pelopor perubahan dan penjaga integritas di instansi masing-masing," pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Kaharuddin, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Akmal, AP, M.Si, para kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.*
(a008)
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan adanya perbedaan perlakuan pajak antara kendaraan ber
EKONOMI
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI