Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TAPANULI SELATAN — Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali menuai sorotan.
Setelah sebelumnya mencuat isu dugaan manipulasi proyek di lingkungan Dinas Pendidikan, kini publik kembali mempertanyakan dasar penunjukan Efrida Yanti Pakpahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Tapsel.
Efrida Yanti diketahui masih menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) secara definitif.
Baca Juga:
Tak hanya itu, dalam beberapa bulan terakhir ia juga sempat dipercaya sebagai Plt. Kepala Dinas Pertanian, sebelum kemudian dialihtugaskan ke Dinas Pendidikan.
Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya praktik penunjukan pejabat yang tidak transparan dan sarat kepentingan politik birokrasi.
Burhanuddin, pemerhati kebijakan publik di Tapanuli Selatan, menilai keputusan itu mengundang tanda tanya besar.
"Apakah tidak ada lagi pejabat yang sanggup di Pemkab Tapsel selain beliau? Dalam empat bulan terakhir saja, sudah dua kali menjabat Plt. di dinas strategis. Persis seperti piala bergilir," kata Burhanuddin dengan nada kritis, Sabtu, 1 November 2025.
Menurutnya, kebijakan rotasi seperti itu berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
"Masyarakat jadi bertanya-tanya, apa pertimbangan sebenarnya di balik keputusan itu," ujarnya.
Nada serupa disampaikan Ketua Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Tapsel, Burhanuddin Hutasuhut, yang dikenal vokal terhadap kebijakan Pemkab Tapsel.
"Kami ingin tahu apa dasar dan pertimbangan Bupati Tapsel menunjuk Efrida Yanti Pakpahan berturut-turut jadi Plt. di dua dinas strategis. Hanya berselang beberapa hari dari Dinas Pertanian langsung ke Dinas Pendidikan. Ada apa?" ujar Burhanuddin Hutasuhut.
Ia menilai, penunjukan tersebut harus dijelaskan secara terbuka agar publik tidak menduga adanya kepentingan tertentu di balik kebijakan itu.
Wartawan media ini telah mencoba menghubungi Efrida Yanti Pakpahan di Kantor Dinas Pendidikan Tapsel di Sipirok untuk meminta klarifikasi.
Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil ditemui.
Pesan konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp juga tidak mendapat respons. Dari informasi yang dihimpun, Efrida Yanti saat ini sedang berada di Jakarta untuk urusan dinas.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, belum memberikan tanggapan resmi terkait dasar penunjukan Efrida Yanti sebagai Plt. Kadis Pendidikan.
Publik kini menunggu penjelasan terbuka dari Pemkab Tapsel agar tidak muncul spekulasi bahwa penataan birokrasi di tubuh pemerintahan daerah dikendalikan oleh kepentingan tertentu.*
(a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.