BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Respons Cepat Bencana Sumut, Stok Beras Digenjot Tiga Kali Lebih Besar

Abyadi Siregar - Rabu, 03 Desember 2025 20:27 WIB
Respons Cepat Bencana Sumut, Stok Beras Digenjot Tiga Kali Lebih Besar
Mentan Andi Amran Sulaiman didampingi Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu meninjau Kompleks Pergudangan Sarundik, Tapanuli Tengah, Rabu (3/12/2025). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI TENGAH – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras untuk wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam kondisi aman pascabencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut.

Pemerintah bahkan menyiapkan pasokan hingga tiga kali lipat dari kebutuhan normal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kompleks Pergudangan Sarundik, Jalan Sibolga–Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Rabu, 3 Desember 2025, Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga terdampak bencana kekurangan beras.

Baca Juga:

"Permintaan dari Gubernur sebanyak 5.000 ton, kami siapkan tiga kali lipatnya. Saudaraku sabar, pemerintah tidak akan biarkan satu orang pun kekurangan beras," ujar Amran.

Saat ini, 600 ton beras telah tiba dan bersandar di Pelabuhan Sibolga.

Sisanya, sekitar 10.000 ton, dalam waktu dekat akan dikirim sebagai cadangan tambahan.

Amran berharap distribusi dapat dilakukan secara serentak agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

"Kalau bisa satu kapal, satu tahap, karena orang-orang sudah membutuhkan," katanya.

Selain memastikan ketersediaan pangan, Kementerian Pertanian juga akan memperbaiki lahan pertanian yang terdampak bencana.

Sekitar 40 hektar sawah rusak akan disiapkan kembali hingga layak tanam.

Sementara lahan jagung seluas 604 hektare yang rusak akan diperbaiki dengan kesiapan bibit untuk 1.000 hektare.

"Kami beri waktu satu minggu untuk administrasi. Setelah itu, alat berat bekerja bersama kontraktor lokal. Pak Gubernur dan Pak Bupati tinggal tunjuk, langsung kerjakan," kata Amran.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pembukaan akses jalan utama masih menjadi prioritas pemerintah daerah.

Jalur distribusi yang terputus akibat tumpukan lumpur dan longsor menyebabkan bantuan belum dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.

"Semuanya sedang berupaya memperbaiki jalur-jalur utama, baik yang masuk ke Tapteng maupun di dalam wilayah Tapteng. Kalau masih ada tumpukan lumpur, itu akan menjadi prioritas," ujar Bobby.

Pemerintah pusat, Pemprov Sumut, dan pemda setempat terus berkoordinasi agar seluruh bantuan, termasuk kiriman beras, dapat segera masuk ke daerah-daerah yang masih terisolasi.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru