Bupati Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyerahkan hadiah kepada Posyandu dan desa terbaik pelaksana 6 SPM Tahun Anggaran 2025, Senin (15/12/2025), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo. (foto: Diskominfo Karo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Di Kabupaten Karo, Posyandu diperkuat sebagai ujung tombak pembangunan desa melalui penerapan Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).
Bupati Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyerahkan hadiah kepada Posyandu dan desa terbaik pelaksana 6 SPM Tahun Anggaran 2025,Senin (15/12/2025), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momen apresiasi bagi kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, pemerintah desa, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Bupati Antonius menegaskan, lomba Posyandu tidak hanya seremonial, tetapi menjadi pemicu semangat penguatan layanan masyarakat desa secara terintegrasi.
"Posyandu memiliki peran strategis dalam memenuhi hak dasar warga, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial. Semoga prestasi ini mendorong desa-desa lain untuk terus meningkatkan mutu layanan," ujar Bupati.
Pelaksanaan lomba bertujuan mendorong tiga hal utama: peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan peran kader Posyandu, dan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, serta pemangku kepentingan.
6 SPM mencakup bidang: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.
Setelah melalui proses validasi administrasi, dukungan masyarakat, dan evaluasi ketat, enam desa berhasil meraih penghargaan: Juara I: Desa Kuta Bangun, Kecamatan Tigabinanga Juara II: Desa Temburun, Kecamatan Tiganderket Juara III: Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tigapanah
Harapan I: Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Harapan II: Desa Lau Simomo, Kecamatan Kabanjahe Harapan III: Desa Mulia Rayat, Kecamatan Merek
Bupati Antonius berharap prestasi ini tidak hanya menjadi pengakuan semata, tetapi motivasi bagi seluruh desa untuk terus meningkatkan pelayanan dasar masyarakat.
"Lomba ini bukan soal menang atau kalah, tetapi tentang komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.