Bobby Nasution Dorong Pemkab Kolaborasi Percepat Bangun Huntap
TAPTENG Penanganan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong komitme
PEMERINTAHAN
NAGAN RAYA - Fenomena munculnya gelembung yang diduga gas di permukaan tanah di pinggir Sungai Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, mengundang perhatian masyarakat.
Kejadian tersebut terjadi setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya langsung menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut.Baca Juga:
Gelembung gas ini pertama kali ditemukan warga setempat dan menjadi viral setelah sebuah video yang menunjukkan fenomena tersebut beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, warga menunjukkan lokasi keluarnya gelembung gas dengan membakar api di atas tempat yang telah dipasangi botol kaleng.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, menjelaskan bahwa Pemkab Nagan Raya telah merespons dengan cepat.
"Sesuai dengan arahan Bapak Bupati Teuku Raja Keumangan (TRK), Pemkab telah mengirimkan tim untuk meninjau langsung dan mengidentifikasi titik-titik keluarnya gelembung gas," ungkap Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin, 5 Januari 2026.
Pemerintah kabupaten menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan dampak dari banjir yang terjadi pada akhir November lalu.
Warga menemukan beberapa titik yang mengeluarkan gelembung gas.
Saat ini, lokasi tersebut telah diberi pembatas sementara, dan aparat desa bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Proses kajian lebih lanjut akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh untuk memeriksa jenis dan kandungan gas, serta potensi dampaknya terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat," tambah Zulkifli.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Jasman, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan atau gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Namun, Pemkab Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan api di sekitar lokasi, tidak mendekati titik keluarnya gas, serta mengikuti arahan aparat setempat hingga hasil kajian resmi diterbitkan," jelas Jasman.
Pemkab Nagan Raya juga menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil kajian dan pemeriksaan teknis dari Dinas ESDM Aceh diterima.*
(ds/dh)
TAPTENG Penanganan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong komitme
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Jajaran Polres Padangsidimpuan mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertib
NASIONAL
DENPASAR Personel Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung2026 melaksanakan patroli dialog
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) menyampaikan kesedihan mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah
POLITIK
DENPASAR Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung resmi ditutup total mulai 1 Maret 2026. Penutupan ini merupakan tindak lanjut kebijakan Ke
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa impor produk pertanian senilai USD4,5 miliar atau setara Rp75 triliun dari Amerika Serikat
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai niat Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi fasilitator konflik antara Amerika
POLITIK
BANDA ACEH Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke83/WPS resmi menyelesaikan tugas Pen
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi yang ma
NASIONAL
ISFAHAN, IRAN Ribuan warga memadati Lapangan NaqsheJahan di kota bersejarah Isfahan, Minggu (1/3/2026), untuk memberikan penghormatan
INTERNASIONAL