BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Sekda Aceh Tegaskan Pemulihan Ekonomi Tak Hanya Fisik, Tapi Juga UMKM dan Lapangan Kerja

T.Jamaluddin - Senin, 12 Januari 2026 08:30 WIB
Sekda Aceh Tegaskan Pemulihan Ekonomi Tak Hanya Fisik, Tapi Juga UMKM dan Lapangan Kerja
Sekda Aceh, M. Nasir, memimpin rapat terkait pertumbuhan ekonomi pascabencana hidrometeorologi di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Minggu (11/1/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga sosial, hingga dunia usaha untuk berperan aktif dalam percepatan pemulihan ekonomi pascabencana.

Langkah ini dianggap penting guna memastikan roda perekonomian rakyat kembali bergerak melalui proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang terencana dan terkoordinasi.


Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menekankan bahwa pemulihan ekonomi tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyasar pemulihan usaha, lapangan kerja, serta kepercayaan dan kemandirian masyarakat.

Baca Juga:

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat terkait pertumbuhan ekonomi pascabencana hidrometeorologi yang digelar di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Minggu (11/1/2026).


Rapat yang dihadiri Kepala SKPA, unsur LSM, NGO, dan yayasan peduli pascabencana ini menekankan pentingnya peran aktif Civil Society Organization (CSO) dan lembaga filantropi dalam bentuk pendampingan, penguatan kapasitas masyarakat, serta penyediaan sumber daya.

"Beban pemulihan tidak seharusnya sepenuhnya ditumpukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Kita mendorong pembagian peran agar unit-unit kecil dan kelompok usaha mikro dapat dibantu melalui hibah, bantuan skala kecil, atau kemitraan dengan mitra pembangunan," ujar M. Nasir.

Dalam hal permodalan, Dinas Koperasi dan UMKM diinstruksikan menjadi motor penggerak utama.

Melalui skema bantuan permodalan, pendampingan usaha, pelatihan manajemen, dan penguatan jejaring pemasaran, pelaku UMKM dan koperasi yang terdampak bencana diharapkan dapat kembali bangkit dan berkembang.

Pemerintah Aceh juga tengah melakukan inventarisasi dan kompilasi masukan kegiatan untuk Anggaran Tahun 2026 agar program-program pemulihan dapat benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Sekda menegaskan optimisme bahwa koordinasi yang kuat dan komitmen bersama akan melahirkan struktur ekonomi daerah yang lebih inklusif, kuat, dan berdaya saing di masa depan.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Semangat Tanpa Henti, Kak Na Apresiasi Guru Aceh yang Bersihkan Sekolah Pasca Banjir dan Longsor
Brimob Polda Sumut Turun Tangan Pulihkan Rumah dan Masjid Pascabanjir Bandang Tapanuli Selatan
Kerja Bakti Tanpa Lelah, Brimob Polda Sumut Pulihkan Rumah dan Masjid Pascabencana di Tapanuli Selatan
Mendagri Tito Tegaskan Aceh Dapat Kembalikan Anggaran TKD, Fokus Tangani Bencana Berat
Ingin Ajukan KUR BRI 2026? Cek Tabel Cicilan dan Syaratnya di Sini
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Senin 12 Januari 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru