BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Pemprov Lampung dan Pramuka Salurkan Bantuan Rp500 Juta, Bantu Ringankan Beban Korban Banjir Aceh

T.Jamaluddin - Jumat, 23 Januari 2026 21:10 WIB
Pemprov Lampung dan Pramuka Salurkan Bantuan Rp500 Juta, Bantu Ringankan Beban Korban Banjir Aceh
Wagub Lampung sekaligus Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, menyerahkan bantuan ke Sekda Aceh, M. Nasir, SIP, MPA di Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Aceh, Banda Aceh, Jumat (23/1/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp500 juta bagi korban banjir dan longsor di Aceh.

Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Aceh, Banda Aceh, Jumat (23/1/2026).

Bantuan diserahkan oleh Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, dan diterima oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, SIP, MPA.

Baca Juga:

Dana sebesar Rp500 juta ini berasal dari dua sumber, yakni Rp250 juta dari Pemprov Lampung dan Rp250 juta dari donasi internal Kwarda Gerakan Pramuka Lampung.

"Penyerahan dana ini merupakan amanah masyarakat Lampung dan wujud kepedulian Gerakan Pramuka dalam merespons bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh," ujar Jihan.

Ia menambahkan, dana dari unsur Pramuka dikumpulkan melalui aksi Bumbung Kemanusiaan, yang melibatkan partisipasi aktif seluruh jajaran, mulai dari Kwartir Cabang hingga anggota Pramuka di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

Menurutnya, dukungan ini sangat berarti di tengah upaya pemerintah daerah melakukan pemulihan pascabencana.

Nasir melaporkan, jumlah pengungsi menurun drastis dari semula sekitar satu juta jiwa menjadi 91 ribu jiwa yang tersebar di 988 titik pengungsian.

Di sektor kesehatan, pemerintah telah menyiagakan 530 pos kesehatan dan mengaktifkan kembali layanan rumah sakit yang sempat terdampak.

Fokus penanganan diarahkan pada penyakit kulit, ISPA, dan layanan kesehatan lainnya.

Pada sektor pendidikan, proses belajar mengajar sudah kembali berjalan sejak 5 Januari 2026, dengan dukungan relawan ASN membersihkan sekolah dari sisa material banjir, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.

Nasir juga menyoroti tingginya solidaritas nasional. Banyak bantuan masuk melalui LSM maupun pemerintah provinsi lain ke daerah terisolasi.

Fokus utama penanganan kini diarahkan pada pemulihan infrastruktur dan ekonomi, dengan target memulihkan konektivitas desa sebelum Ramadan.

Kolaborasi dilakukan bersama 150 organisasi masyarakat sipil (CSO) dan 96 pelaku usaha.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Aceh, Jufri Effendi, Sekretaris Kwarda Aceh Darmawan, Kepala BPBA Fadmi Ridwan, serta Ketua Harian Kwarda Lampung, Rifki Sofyan, beserta rombongan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BSI Salurkan 200 Paket Kitchen Kit untuk Warga Terdampak Bencana melalui PW Aisyiyah Aceh
Wagub Aceh Dampingi Mendagri Tito Karnavian, Tinjau Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang dan Serahkan Bantuan Presiden
Tito Karnavian Lepas Taruna Akpol, Akmil, dan Unhan untuk Pulihkan Aceh Tamiang Pascabencana
Kapuk Muara Terendam Banjir, Kodim 0502/Jakarta Utara Sigap Salurkan Bantuan dan Layani Kesehatan Warga
Satgas Retina Angkatan II Dideklarasikan, Polresta Bandar Lampung Libatkan Pelajar Cegah Narkoba dan Kekerasan di Sekolah
Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Aceh Ditargetkan Rampung Juli 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru