Kunjungi Posko Surabaya, Menhub Pantau Penanganan Korban Mutiara Sentosa 2
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menginvestigasi penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 setelah proses evakuasi seluruh pe
PERISTIWA
MEDAN — Kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tren positif.
Berdasarkan hasil evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Sumut meningkat signifikan menjadi 4,27 dengan kategori A-, dari sebelumnya 3,90 kategori B pada 2024.
Capaian ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026, yang merinci hasil pemantauan dan evaluasi kinerja pelayanan publik di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.Baca Juga:
Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengatakan peningkatan IPP mencerminkan keberhasilan transformasi birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"IPP bertujuan memastikan transformasi birokrasi dan memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Dedi di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (5/2/2026).
Pelaksanaan PEKPPP 2025 menyoroti unit-unit lokus evaluasi, termasuk Dinas Sosial Provinsi Sumut dan UPTDK RSUD Haji Medan, yang menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2024, evaluasi mencakup tiga unit: Dinas Sosial Sumut, UPTD PEPENDA Binjai, dan UPTDK RSUD Haji Medan, dengan capaian IPP 3,90 kategori B.
Dedi menekankan, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sumut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
"Hasil evaluasi menunjukkan capaian kinerja yang positif dan meningkat, mencerminkan komitmen Biro Organisasi dalam memperkuat layanan bagi masyarakat," ujarnya.
Evaluasi IPP tahun 2025 juga menekankan transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta fokus pada sembilan layanan prioritas di setiap instansi.
Indeks Pelayanan Publik menilai enam aspek utama: kebijakan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi, pengelolaan pengaduan, serta inovasi.
Untuk perbandingan, Badan Pusat Statistik (BPS) meraih IPP 4,97 kategori A pada tingkat kementerian/lembaga.
Tingkat provinsi, IPP tertinggi diraih Pemprov Jawa Timur dengan skor 4,75 kategori A, sementara Kota Surabaya dan Kabupaten Sumedang menjadi yang terbaik untuk kota dan kabupaten, masing-masing dengan skor 4,84 dan 4,72 kategori A.
Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemprov Sumut untuk terus memperbaiki pelayanan publik, memperluas inovasi digital, dan meningkatkan kepuasan masyarakat di seluruh wilayah.*
(ad)
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menginvestigasi penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 setelah proses evakuasi seluruh pe
PERISTIWA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia pada Senin (3/8/2026) pukul 08.
EKONOMI
SURABAYA Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan sebanyak 232 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Jawa Timu
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan peme
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan DPRD Kota Medan guna
PEMERINTAHAN
MEDAN Car Free Day (CFD) untuk pertama kalinya digelar di kawasan Jalan Sumatera, Medan Belawan, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang diinis
PEMERINTAHAN
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama satu bulan dengan mencatat putaran uang mencapai se
EKONOMI
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus mendukung keh
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut), Sulaiman Harahap, mengajak masyarakat menjadikan pering
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengukuhkan dan melantik pengurus Majelis Qosidah dan Marhaban (MAQOM) K
PEMERINTAHAN