Rapat diikuti langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta berbagai unsur terkait, sementara para bupati dan wali kota mengikuti secara daring melalui Zoom.
Dalam arahannya, Fadhlullah meminta seluruh kabupaten dan kota, khususnya wilayah terdampak bencana, untuk melakukan persiapan matang menjelang bulan suci Ramadhan.
Ia menekankan pentingnya memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, meski berada di tengah proses pemulihan pasca-bencana.
Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain tradisi meugang, kesiapan PT PLN dalam menjamin pasokan listrik, serta kondisi infrastruktur dasar di daerah terdampak bencana.
Terkait meugang, Wagub menyampaikan bahwa sejumlah kabupaten dan kota telah mengajukan permohonan bantuan sapi kepada Presiden RI. Permohonan tersebut disetujui khusus untuk desa-desa terdampak bencana.
"Bantuan akan direalisasikan melalui transfer dana dari pemerintah pusat langsung ke pemerintah kabupaten dan kota untuk pembelian sapi meugang," ujar Fadhlullah.
Wagub juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota untuk secara terbuka menyampaikan kebutuhan maupun kendala menjelang Ramadhan, sehingga solusi dapat segera dicari bersama.
Ia menekankan bahwa komunikasi terbuka menjadi kunci keberhasilan persiapan Ramadhan di tengah fase pemulihan bencana.*
(dh)
Editor
: Dharma
Wagub Aceh Minta Kabupaten dan Kota Matangkan Persiapan Ramadhan di Tengah Pemulihan Pasca Bencana