Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
MEDAN — Pelarian AHF, mantan Kepala Cabang BNI 46 Aek Nabara, berakhir di tangan petugas Imigrasi Kualanamu pada Senin (30/3/2026).
AHF, yang terlibat dalam kasus penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara senilai Rp28 miliar, berhasil diamankan saat mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, setelah melarikan diri ke luar negeri.
AHF yang diduga terlibat dalam tindak pidana perbankan, pemalsuan surat, dan penggelapan, bersama seorang rekannya, CR, berusaha melarikan diri setelah kasus penggelapan dana gereja dilaporkan oleh Muhammad Camel, pimpinan cabang BNI Rantauprapat, pada 26 Februari 2026.Baca Juga:
Kasus ini menggegerkan masyarakat Labuhanbatu, karena besarnya dana yang digelapkan dari jemaat gereja.
Tim Passenger Analysis Unit (PAU) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan yang telah mengendus keberadaan kedua tersangka sejak keberangkatan mereka dari Kuala Lumpur, Malaysia, berhasil menggagalkan upaya pelarian.
AHF dan CR terdeteksi masuk dalam daftar cekal yang diajukan oleh Polda Sumatera Utara.
Dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines (penerbangan MH860), kedua tersangka tiba di Bandara Kualanamu setelah penerbangan internasional.
Tim PAU yang sudah bersiap di lokasi langsung melakukan pengamanan begitu pesawat mendarat.
Uray Avian, Kepala Kantor Imigrasi Medan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat sinergi antar instansi penegak hukum dalam mengamankan kedaulatan negara.
"Kami memastikan bahwa setiap individu yang terdaftar dalam daftar pencegahan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Koordinasi yang cepat dengan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam penanganan kasus ini," ujar Uray Avian.
Setelah berhasil diamankan, kedua tersangka langsung diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini mencuat setelah AHF diketahui tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dan justru melarikan diri ke luar negeri.
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL