"Program ini menjadi salah satu arah prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, dengan tujuan mengurangi angka pengangguran di Sumatera Utara," ujar Yuliani, Kamis (19/2/2026).
Peserta magang mendaftar melalui aplikasi resmi maganghub.kemenaker.go.id.
Seleksi dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, dan peserta yang lolos ditempatkan di perusahaan yang telah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).
Semua biaya magang ditanggung oleh negara, dan durasi program mencapai enam bulan.
Program ini dibuka dua kali setahun, pada April dan September, dengan kuota 200 peserta per gelombang. Seleksi mempertimbangkan kemampuan akademik, fisik, dan bahasa Jepang.
"Untuk magangkerja melalui seleksi Disnaker tidak dipungut biaya apapun. Seluruh biaya di Jepang akan ditanggung perusahaan penerima magang," jelas Yuliani.
Masyarakat juga bisa mengikuti program magangJepang melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), meski peserta menanggung biaya sendiri sekitar Rp42 juta.
DisnakerSumut tengah membahas skema pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumut, agar masyarakat menengah ke bawah tetap bisa mengikuti program ini.