Sebanyak 5.500 kursi disediakan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari angkutan darat, kereta api, transportasi laut, hingga penyeberangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Rochani Litiloly, menyebut program ini sebagai solusi perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi warga Sumut.
Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (6/3/2026).
Pendaftaran mudik gratis dibuka secara daring melalui laman mudikgratis.pemprovsu.id sejak 2 hingga 10 Maret 2026. Kuota akan ditutup lebih awal apabila telah terpenuhi.
Jadwal keberangkatan angkutan jalan ditetapkan pada 17, 18, dan 19 Maret 2026, sementara arus balik pada 26, 27, dan 28 Maret.
Untuk kereta api, keberangkatan rute Medan–Rantau Prapat dan Medan–Tanjungbalai dijadwalkan 16, 18, 27, dan 28 Maret.
Angkutan laut berangkat pada 16 dan 23 Maret 2026, sedangkan moda penyeberangan melayani rute Sibolga–Gunungsitoli dan sebaliknya.
Dishub Sumut menyediakan 3.120 kursi angkutan darat dengan sejumlah rute, antara lain Medan–Sibuhuan–Sosa, Medan–Gunung Tua–Padangsidimpuan, Medan–Sibolga–Barus, Medan–Sidikalang–Salak, dan Medan–Padangsidimpuan.
Sementara untuk kereta api disediakan 800 kursi rute Medan–Rantau Prapat dan 500 kursi rute Medan–Tanjungbalai. Angkutan laut menyiapkan 400 kursi rute Belawan–Batam dan sebaliknya.
Rochani menekankan pentingnya verifikasi data calon pemudik secara online, sebelum pengambilan tiket secara offline.
Pemudik yang tidak mengambil tiket dalam batas waktu akan dihubungi kembali, sedangkan kuota yang dibatalkan akan diberikan kepada pendaftar lain.
Dalam rangka memastikan keselamatan, Dishub Sumut bersama Dirlantas Polda Sumut, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, BPTD Kelas II, Jasa Raharja, dan Dinas Kesehatan telah melakukan persiapan, mulai dari pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram check), tes urine bagi sopir, hingga survei kondisi prasarana jalan di jalur mudik.
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sumut, Riris Sijabat, menjelaskan bahwa sejumlah titik rawan kemacetan, longsor, dan kecelakaan telah diidentifikasi.
Beberapa bus akan dialihkan melewati Simpang Rampa–Poriaha hingga Sibolga karena jalur Batu Lobang masih dalam proses perbaikan.
Program Mudik Gratis Pemprov Sumut diharapkan menjadi alternatif aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.*