Pelajar MAS Al-Washliyah Binjai, termasuk Siti, Rahmah, dan Ummi, menyambut gembira program ini karena membantu kegiatan belajar mereka, terutama bagi yang tidak memiliki kuota internet sendiri. (Foto: DISKOMINFO SUMUT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Program ini merupakan bagian dari enam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Bobby Nasution, salah satunya adalah Digitalisasi Pelayanan Publik Cepat Responsif, Handal, dan Solutif (CERDAS).
Peluncuran secara serentak dilakukan pada 1 Maret 2026 di delapan kota di Sumatera Utara dengan dukungan 49 access point.
Menurut Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara, layanan ini bertujuan mempercepat digitalisasi pelayanan publik. Pemerintah menargetkan fasilitas ini akan menjangkau seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara pada 2029.
Warga menyambut positif keberadaan internet gratis ini.
Mahasiswa Zoya mengatakan, "Program ini sangat membantu saya melihat tugas kuliah sambil duduk di Lapangan Merdeka. Semoga jaringannya diperkuat dan lokasinya ditambah," kata Zoya, Jumat (13/3/2026).
Pengemudi becak bermotor Edi Hermansyah juga memanfaatkan fasilitas ini untuk membuka YouTube dan berkomunikasi dengan penumpang.
"Terima kasih Pak Gubernur, sangat bermanfaat, apalagi saat akhir pekan ramai dikunjungi warga," ujarnya.
Sementara itu, petugas kebersihan Husna menyebut akses internet mudah digunakan. Cukup memindai kode di spanduk, memasukkan nama dan email, layanan bisa langsung digunakan.
Pelajar MAS Al-Washliyah Binjai, termasuk Siti, Rahmah, dan Ummi, menyambut gembira program ini karena membantu kegiatan belajar mereka, terutama bagi yang tidak memiliki kuota internet sendiri.
Program internet gratis ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah memperkuat akses digital masyarakat dan mendukung inklusi teknologi di Sumatera Utara.*