Usai Konflik Timur Tengah, 24.022 Jemaah Umrah Indonesia Sukses Pulang ke Tanah Air
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
JAKARTA— Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan teknologi iradiasi nuklir melalui fasilitas Akselerator Elektron Energi Tinggi (AEET).
Fasilitas yang terletak di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) G.A. Siwabessy, Pasar Jumat, Jakarta, ini diharapkan dapat mendukung berbagai program pemerintah, terutama dalam hal keamanan pangan dan peningkatan kualitas ekspor produk pangan.
Kepala BRIN, Arif Satria, menjelaskan bahwa teknologi electron beam (E-Beam) yang digunakan dalam fasilitas AEET memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan teknologi iradiasi lainnya, seperti gamma dan sinar-X. Teknologi ini terbukti lebih cepat, lebih efisien, dan lebih mudah dikontrol untuk berbagai kebutuhan sterilisasi produk.Baca Juga:
"Fasilitas AEET mampu melakukan proses sterilisasi hingga 25 ton produk dalam waktu sekitar 1,5 jam, menjadikannya salah satu fasilitas yang efisien untuk mendukung kebutuhan industri, terutama di sektor pangan, kesehatan, dan kosmetik," ungkap Arif Satria dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Meningkatkan Kualitas dan Masa Simpan Produk Pangan
Arif menambahkan bahwa AEET berperan penting dalam meningkatkan kualitas ekspor produk pangan serta mendukung program makan bergizi nasional.
Salah satu manfaat utama teknologi ini adalah memperpanjang masa simpan bahan pangan, termasuk beras, rempah-rempah, makanan siap saji, hingga produk konsumen lainnya. Sterilisasi yang dilakukan dengan AEET dapat membuat produk tersebut memiliki daya simpan hingga ratusan hari.
"Produk yang dapat diproses melalui fasilitas ini termasuk bahan pangan, bahan baku kosmetik, produk kesehatan, dan bahan baku produk konsumen. Ini menunjukkan bahwa teknologi dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan sektor industri lainnya," jelas Arif.
Dampak Ekonomi Positif untuk Negara
Kerja sama antara BRIN dan industri dalam pengelolaan fasilitas AEET diharapkan juga akan menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan.
Selama lima tahun masa kolaborasi, diperkirakan pendapatan yang dihasilkan mencapai sekitar Rp247 miliar, yang sebagian di antaranya akan berkontribusi pada penerimaan negara.
"Fasilitas AEET ini tidak hanya menguntungkan bagi sektor pangan, tetapi juga menunjukkan bagaimana penelitian dan teknologi dapat berkolaborasi dengan industri untuk meningkatkan penerimaan negara dan memperkuat ekosistem inovasi nasional," kata Arif Satria.
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
JAKARTA Kombes Ardiyanto Tedjo Baskoro, yang menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT),
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dirazia oleh petugas Bad
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Kerusakan tutupan hutan di kawasan Ekosistem Batangtoru dinilai berdampak langsung terhadap perubahan kondisi aliran Su
NASIONAL
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banj
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang tetap melaksanakan tugasnya di tenga
PEMERINTAHAN
TEHERAN Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan anc
INTERNASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan darurat kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melepas ribuan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo
NASIONAL