Gubsu Bobby Nasution menyampaikan dan menyerahkan Penjelasan LKPJ Akhir Tahun 2025 pada Sidang Paripurna DPRD Sumut di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (30/3/2026). (Foto: Diskominfo provsu/ Imam Syahputra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah Tahun 2025 dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Sumut, Senin (30/03).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bobby menyoroti keberhasilan Pemprov Sumut dalam beberapa sektor, seperti pengentasan kemiskinan, ketenagakerjaan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif.
Dalam laporannya, Bobby Nasution mengungkapkan pencapaian signifikan dalam pengentasan kemiskinan.
Berdasarkan data terbaru, angka kemiskinan di Sumut menurun sebesar 0,63 poin, dari 7,99% pada 2024 menjadi 7,36% pada 2025, yang setara dengan pengurangan sebanyak 87.760 jiwa dari total populasi miskin.
Di sektor ketenagakerjaan, Pemprov Sumut berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam tingkat partisipasi angkatan kerja.
Pada 2025, tingkat partisipasi angkatan kerja tercatat 72,29%, meningkat dari 71,36% pada tahun sebelumnya.
Pencapaian ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pekerjaan dan menciptakan lapangan kerja baru.
Selain itu, Gubernur Bobby Nasution juga menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut pada 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,71 poin, dari 75,76 pada 2024 menjadi 76,47 pada 2025.
Kenaikan IPM ini menjadi indikator penting dari peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pendapatan.
Pertumbuhan ekonomiSumut juga menunjukkan tren positif.
PDRB per kapita Provinsi Sumatera Utara tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Dari Rp62,08 juta pada 2023, PDRB per kapita Sumut meningkat menjadi Rp67,42 juta pada 2024, dan mencapai Rp72,62 juta pada 2025, atau tumbuh sebesar 7,76% dibandingkan tahun sebelumnya.