BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

Sumut 'Zero Pengungsi'! Korban Bencana Kini Sudah Menempati Hunian Layak

Abyadi Siregar - Senin, 30 Maret 2026 17:36 WIB
Sumut 'Zero Pengungsi'! Korban Bencana Kini Sudah Menempati Hunian Layak
Gubsu Bobby Nasution meninjau pembangunan Huntap dan menyapa warga di Huntara di Asrama Haji Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah, baru-baru ini. (Foto: Diskominfo Provsu / Munawar Harahap)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengonfirmasi bahwa seluruh pengungsi akibat bencana banjir dan longsor di daerah tersebut telah berhasil dipindahkan ke hunian yang lebih layak.

Para korban yang sebelumnya tinggal di tenda pengungsian kini telah menempati hunian sementara (Huntara), hunian tetap (Huntap), atau rumah kontrakan yang difasilitasi pemerintah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, mengungkapkan bahwa kini Sumut telah mencapai status "zero pengungsi", dengan tidak ada lagi korban yang tinggal di tenda pengungsian.

Baca Juga:

"Sumut sudah zero pengungsi. Pengungsi yang sebelumnya berada di tenda, sudah menghuni huntara, huntap, ada juga yang mengontrak rumah sementara dengan dana yang disediakan pemerintah," ujar Basarin kepada wartawan di Medan, Senin (30/3/2026).

Menurut Basarin, saat ini pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap di berbagai daerah terdampak bencana di kabupaten/kota se-Sumut.

Salah satu pencapaian terbaru adalah penyerahan 120 unit huntap di Desa Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang sudah diterima oleh masyarakat terdampak bencana.

"Minggu lalu telah diserahkan 120 unit huntap di Desa Hapesong, Tapsel, kepada masyarakat terdampak. Sisa hunian tetap lainnya terus dikebut pembangunannya," tambah Basarin.

Pemerintah Provinsi Sumut juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya mempercepat pembangunan hunian tetap.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi negara, dan sektor swasta menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Pembangunan huntap dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

Basarin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, institusi negara, serta pihak swasta dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dengan melibatkan banyak pihak, diharapkan percepatan pembangunan hunian yang layak bagi korban bencana bisa segera terwujud.

"Percepatan terus kita lakukan bersama swasta dan institusi negara. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal," ungkapnya.

Dengan kondisi yang semakin membaik, Pemprov Sumut berharap korban bencana dapat segera menjalani kehidupan yang lebih baik di tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Selain pembangunan huntap, pemerintah juga berfokus pada pemulihan sosial dan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana, agar mereka dapat kembali produktif dan mandiri.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Nasution Paparkan Capaian Ekonomi Sumut 2025 dalam LKPJ, Fokus pada Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Ketenagakerjaan
Pemerintah Daerah Sumut Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Fokus Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Pemko Binjai Siapkan Pembongkaran Bangunan Liar di Jalan Bandung, 13 Pedagang Akan Direlokasi
Pemkab Mandailing Natal Perpanjang Masa Transisi Darurat Bencana Tiga Bulan ke Depan
Kisah Heroik Bang Ucok: Sopir Truk yang Menyelamatkan Kak Na dari Banjir, Diterima Hangat di Meuligoe Gubernur Aceh
Gubernur Bobby Nasution Kritik Lambannya Pemkab Tapteng dalam Pembangunan Huntara, Warga Mulai Bangun Rumah Mandiri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru