Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Senin, 6 April 2026.
Dalam laporannya, Muzakir—yang akrab disapa Mualem—menyebut capaian pembangunan daerah merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan yang didukung sinergi seluruh pemangku kepentingan.
"LKPJ ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pembangunan ke depan," kata Mualem.
Baca Juga:
Dari sisi keuangan, Pemerintah Aceh mencatat realisasi pendapatan daerah mencapai Rp10,69 triliun atau sekitar 100,07 persen dari target. Adapun realisasi belanja daerah mencapai Rp10,61 triliun atau sekitar 95,07 persen.
Sejumlah indikator makro juga menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 75,36 pada 2024 menjadi 76,23 pada 2025.
Persentase penduduk miskin turun dari 14,23 persen menjadi 12,23 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun dari 5,75 persen menjadi 5,64 persen.
Di sektor pembangunan, pemerintah daerah melaksanakan berbagai program strategis, antara lain pembangunan rumah layak huni, peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, serta pemberian beasiswa bagi puluhan ribu pelajar.
Selain itu, jaminan kesehatan telah menjangkau lebih dari 1,7 juta warga.
Mualem juga menyebut realisasi investasi di Aceh mencapai lebih dari Rp9 triliun, disertai peningkatan aktivitas ekspor yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut dia, seluruh program pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik, pemberdayaan, dan peningkatan daya saing daerah.
Ia mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Aceh untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.*
(dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.