BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

Gubernur Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Naik Kelas, Kejar KBMI 2 dengan Modal Rp6 Triliun

Abyadi Siregar - Selasa, 07 April 2026 07:30 WIB
Gubernur Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Naik Kelas, Kejar KBMI 2 dengan Modal Rp6 Triliun
Gubsu Bobby Nasution menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Bank Sumut (Perseroda) Tahun Buku 2025 di Ballroom PT. Bank Sumut Lt.10, Medan, Senin (6/4/2026). (Foto: Diskominfo Provsu/ Munawar Harahap)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong PT Bank Sumut (Perseroda) untuk naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti (KBMI) 2, yang mensyaratkan modal inti Rp6 triliun hingga Rp14 triliun.

Saat ini, Bank Sumut masih berada di kategori KBMI 1 dengan modal inti Rp5,2 triliun.

Baca Juga:
Bobby Nasution menyatakan bahwa persiapan ini sejalan dengan rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan melakukan konsolidasi bank KBMI 1 pada 2029.

"Aturan OJK di 2029 untuk bank itu minimal Rp6 triliun. Rp6 triliun itu sudah masuk KBMI 2. Jadi, sebagai pemegang saham, pemerintah daerah sepakat, kita harus mengejar modal Rp6 triliun," kata Bobby usai RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Sumut, di Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (6/4/2026).

Untuk mencapai target ini, pemegang saham – Pemprov Sumut dan kabupaten/kota – sepakat menyetorkan kembali 15% dividen 2025 sebagai modal tambahan pada 2026.

Selain itu, Pemprov Sumut menambahkan modal Rp100 miliar, sementara Pemkab Tapanuli Selatan sekitar Rp70 miliar.

"Ada yang menganggarkan, seperti Tapsel, dituangkan ke APBD dan menambahkan kurang lebih Rp70 miliar, termasuk 15% dividen. Dari Provinsi Sumut, selain inbreng aset, ada tambahan Rp100 miliar lagi," ujar Bobby Nasution.

Selain menambah modal, Bobby Nasution juga menekankan agar Bank Sumut mengurangi ketergantungan pada APBD.

Ia mendorong bank memperluas produk agar mampu bersaing dengan bank swasta lain.


"Upaya yang kita harapkan tentu minta dari sisi uang pihak ketiga jangan kemahalan, produknya harus banyak, jangan cuma mengandalkan APBD dan ASN," ujarnya.

RUPS dihadiri seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut, komisaris, jajaran direksi Bank Sumut, serta OPD terkait Pemprov Sumut dan kabupaten/kota se-Sumut.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Buka Suara Usai MK Tetapkan BPK Satu-satunya Penghitung Kerugian Negara
Peran Masing-masing Prajurit TNI di Kasus Kacab Bank Terkuak di Pengadilan
Kasus Korupsi Dinas Pangan Binjai, Tersangka Kembali Bertambah
Tak Hanya Kajari Karo, Kejagung Periksa Seluruh Tim Penangan Perkara
OJK Sikat 6 BPR Sekaligus, Ini Alasan Pencabutan Izinnya
Segini Kekayaan Gibran di LHKPN 2026, Naik dari Tahun Lalu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
MBG: Menjaga Kepercayaan Publik

MBG: Menjaga Kepercayaan Publik

OlehMariman DartoBADAN Gizi Nasional (BGN) terus melakukan langkah proaktif melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak) terhadap satuan p

OPINI