BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Perjuangan Gubernur Bobby Nasution Berbuah Hasil, Dana Pemulihan Pascabencana Sumut Tembus Rp23 Triliun!

Abyadi Siregar - Jumat, 10 April 2026 09:02 WIB
Perjuangan Gubernur Bobby Nasution Berbuah Hasil, Dana Pemulihan Pascabencana Sumut Tembus Rp23 Triliun!
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turun langsung menemui warga korban banjir di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, beberapa waktu lalu. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berhasil memperjuangkan alokasi dana dari pemerintah pusat sebesar Rp23,32 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut periode 2026–2028.

Anggaran tersebut tertuang dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD) dan akan digunakan secara bertahap untuk pemulihan berbagai sektor terdampak bencana, termasuk infrastruktur, permukiman, fasilitas umum, hingga lahan pertanian.

Pada 2026, pemerintah pusat mengalokasikan Rp8,94 triliun, dengan pembagian Rp6,5 triliun untuk kewenangan pusat dan Rp2,44 triliun untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:

Rata-rata alokasi dana per tahun dalam skema tiga tahun tersebut mencapai sekitar Rp7,78 triliun.

"Kalau kita hitung, rata-rata per tahun dana TKD itu mencapai Rp7,78 triliun. Ini berlangsung selama tiga tahun. Intinya upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut akan berjalan bertahap," kata Bobby dalam keterangan pers, Kamis, 9 April 2026.

Untuk tahun 2027, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp7,97 triliun, terdiri dari Rp4,62 triliun untuk pusat dan Rp3,35 triliun untuk daerah.

Sementara pada 2028, anggaran sebesar Rp6,40 triliun dialokasikan dengan Rp2,07 triliun untuk pusat dan Rp4,32 triliun untuk provinsi.

Secara total, skema pendanaan tersebut mencapai Rp23,32 triliun hingga 2028.

Bobby menilai rencana pemulihan ini merupakan langkah strategis yang realistis, mengingat dampak bencana di sejumlah wilayah Sumut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia menyebut proses pemulihan membutuhkan waktu panjang, mulai dari pemetaan lahan, relokasi warga terdampak, pembangunan kembali infrastruktur, hingga pemulihan mata pencaharian masyarakat.

"Pemulihan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan anggaran tersebut, serta menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta dalam penanganan pascabencana.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Nasution Janji Dukung Kegiatan Sosial IPA Sumut: Jika Dana Pemprov Sulit, Saya Akan Biayai Sendiri
Banjir Rob Belawan Tak Kunjung Tuntas, Wali Kota Medan Dorong Penanganan Serius Bersama Komisi V DPR RI
Pemkot Tanjungbalai Perkuat Standar Layanan Publik dan Keamanan Pangan 2026, Fokus Menuju Generasi Sehat
MTQ ke-58 Tanjungbalai Segera Digelar, Wali Kota Minta Semua Pihak Siap
Wali Kota Mahyaruddin Salim Ajak Pers dan LSM Dukung Visi “Tanjungbalai EMAS”, Ini Pesannya
Dukung Visi “Tanjungbalai EMAS”, Wali Kota Mahyaruddin Salim Gandeng Influencer dan Konten Kreator untuk Dukung Pembangunan Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru