BREAKING NEWS
Minggu, 19 April 2026

Bansos hingga UHC, Pemko Medan Perkuat Perlindungan Pekerja Ojol

Abyadi Siregar - Sabtu, 18 April 2026 21:50 WIB
Bansos hingga UHC, Pemko Medan Perkuat Perlindungan Pekerja Ojol
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, dalam pertemuan dengan Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Sabtu, 18 April 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Medan dalam pertemuan dengan Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Sabtu, 18 April 2026.

Pertemuan tersebut menyoroti penguatan perlindungan sosial dan layanan kesehatan bagi pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek daring.

Dalam dialog yang berlangsung interaktif itu, Zakiyuddin menegaskan bahwa keberadaan Kojira dapat menjadi jembatan komunikasi antara komunitas ojek online dan pemerintah daerah.

Baca Juga:

Menurut dia, organisasi tersebut memudahkan penyerapan aspirasi sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan.

"Dengan adanya organisasi ini, kami di Pemko Medan lebih mudah menerima masukan dan mencari solusi bersama," ujar Zakiyuddin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Medan saat ini menjalankan program bantuan sosial daerah berbasis skema mirip Program Keluarga Harapan (PKH).

Program tersebut menyasar warga lanjut usia di atas 60 tahun serta penyandang disabilitas yang belum terakomodasi bantuan dari pemerintah pusat.

Bantuan yang diberikan mencapai Rp200 ribu per bulan atau Rp2,4 juta per tahun. Proses pendataan dilakukan melalui perangkat lingkungan, mulai dari kepala lingkungan hingga kelurahan.

"Kalau belum tercover PKH pusat, Pemko Medan hadir untuk membantu. Namun masyarakat juga harus aktif mendaftar," kata dia.

Selain bantuan sosial, Zakiyuddin juga menyoroti layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan.

Ia menyebut warga ber-KTP Medan dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan pada kapasitas fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit yang kerap mengalami lonjakan pasien.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ini Bocoran Materi Prabowo di Retret Ketua DPRD se-Indonesia
PDI-P Sambut Usulan KPK soal Parpol Wajib Lapor Pendidikan Politik: Sejalan dengan Fungsi Kaderisasi
7 Hari Pencarian Tanpa Hasil, Basarnas Hentikan Operasi Mahasiswa Hilang di Danau Toba
Viral! Wanita Ancam Karyawan PStore Medan Pakai Parang Usai Jadi Korban Penipuan Online
Pidato Tertutup di Retret Ketua DPRD, Prabowo Minta Maaf ke Wartawan: Kalau Saya Bicara Nanti Ada yang Tersinggung dan Sedih
Presiden Prabowo: Perbedaan Politik Tak Boleh Halangi Pengabdian kepada Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru