BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Komoditas Pangan Strategis pada Juni 2026, Ini Daftarnya

Dharma - Senin, 20 April 2026 20:29 WIB
Indonesia Bidik Swasembada 8 Komoditas Pangan Strategis pada Juni 2026, Ini Daftarnya
Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa. (Foto: Badan Komunikasi Pemerintah RI.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis pada Juni 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyebut capaian tersebut menunjukkan tren positif produksi pangan nasional yang terus meningkat dan melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat.

"Upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyat sudah terlihat nyata dari datanya," ujar Ketut dalam keterangan di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Baca Juga:

Berdasarkan neraca pangan nasional, sejumlah komoditas utama saat ini tercatat mengalami surplus. Beras diperkirakan surplus hingga 15,8 juta ton, disusul jagung sebesar 4,7 juta ton, serta gula konsumsi yang surplus sekitar 797 ribu ton.

Selain itu, komoditas hortikultura seperti cabai besar, cabai rawit, dan bawang merah juga dilaporkan dalam kondisi surplus. Bahkan sebagian produksi bawang merah telah mulai diarahkan untuk pasar ekspor.

Di sektor protein hewani, daging ayam mencatat surplus sekitar 950 ribu ton, sementara telur ayam surplus mencapai 517 ribu ton.

Menurut Bapanas, kondisi ini turut memperkuat stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar domestik, sehingga memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan nasional.

Meski demikian, pemerintah masih terus mendorong peningkatan produksi pada sejumlah komoditas yang belum sepenuhnya swasembada, seperti bawang putih, kedelai, serta daging sapi dan kerbau.

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat kemandirian pangan nasional secara menyeluruh dan mengurangi ketergantungan impor di masa mendatang.*

(mt/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IMF Puji Indonesia sebagai “Bright Spot” Ekonomi Global, Menkeu Ungkap Fondasi Ekonomi Kuat
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4–6 Persen di Tengah Tekanan Global
Zulhas Sebut Kopdes Merah Putih Jadi Infrastruktur Ekonomi Desa untuk Perkuat Distribusi Pangan
KI Pusat Tekankan Urgensi Revisi UU KIP untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
KPK Serahkan Aset Koruptor Senilai Rp3,5 Miliar ke Lemhanas, Ini Rinciannya
Mendagri Tito Karnavian Ajak Kepala Daerah Waspadai Inflasi dan Dampak Krisis Global di Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru