Tergiur Upah Rp 20 Juta, Remaja di Medan Nekat Jadi Kurir Ribuan Pil Ekstasi Asal Malaysia
MEDAN Roby Ferdinanta (20) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan setelah didakwa menjadi kurir 4.816 butir pil ekstasi dan r
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi yang dirancang untuk memperkuat sistem perekonomian masyarakat desa di Indonesia.
Zulhas menyebut, keberadaan Kopdes Merah Putih akan menjadi penghubung utama antara petani, nelayan, hingga pasar dan lembaga keuangan, sehingga distribusi hasil produksi desa bisa lebih efisien dan terjamin.
"Begitu 30 ribu unit selesai tahun ini, maka koperasi itu harus bisa sebagai off-taker," kata Zulhas usai rapat koordinasi di Jakarta, Senin (20/4/2026).Baca Juga:
Ia menjelaskan, Kopdes akan berfungsi menyerap hasil produksi petani seperti gabah dan jagung apabila harga di pasar turun di bawah ketetapan pemerintah. Selanjutnya, hasil tersebut akan disalurkan ke Bulog melalui jaringan koperasi desa.
Menurutnya, keberadaan kendaraan operasional seperti truk atau pikap di Kopdes juga akan menunjang distribusi hasil panen dari desa ke pusat pengolahan atau penyimpanan.
"Itulah gunanya truk atau pikap di Kopdes, untuk mengangkut gabah, jagung dari desa," ujarnya.
Selain sebagai offtaker hasil pertanian, Zulhas menyebut Kopdes Merah Putih juga akan berperan dalam berbagai sektor ekonomi desa, seperti perikanan, distribusi pupuk, agen LPG, hingga penyalur bantuan sosial pemerintah.
Ia menegaskan, sistem ini dirancang agar petani dan nelayan dapat lebih tenang dalam berproduksi karena harga hasil panen dijamin oleh mekanisme pemerintah melalui koperasi.
Di sisi lain, Kopdes juga akan terintegrasi dengan layanan keuangan melalui kerja sama dengan perbankan, seperti BRILink dan BNI Link, serta menyediakan akses pembiayaan dengan bunga rendah sekitar 6 persen.
Zulhas juga memastikan penyaluran bantuan sosial seperti beras 10 kilogram dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan disalurkan melalui Kopdes agar lebih tepat sasaran.
"Dari pusat dikirim ke Kopdes, lalu Kopdes menyalurkan kepada masyarakat agar tepat sasaran," jelasnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan 30 ribu Kopdes Merah Putih rampung pada pertengahan 2026, sekaligus menyiapkan 30 ribu manajer koperasi untuk memastikan pengelolaan berjalan profesional dan modern.*
MEDAN Roby Ferdinanta (20) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan setelah didakwa menjadi kurir 4.816 butir pil ekstasi dan r
HUKUM DAN KRIMINAL
PATI Sebanyak 230 siswa di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah diduga mengalami kerac
KESEHATAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menjadi garda terdepan dalam memperkuat
PEMERINTAHAN
BANTEN Lima jurnalis hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Ikatan Media Online (IMO) Indo
NASIONAL
MEDAN Kafilah Kota Medan kembali meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 202
PEMERINTAHAN
MEDAN Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) ke32 di Kota Medan mendapat apresias
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp67,5 miliar untuk membantu pembangunan dan renovasi 250 rum
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengusulkan empat skema kerja sama untuk menyatukan potensi ekonomi 10
EKONOMI
MEDAN Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN