Rutinitas Pagi Nelayan Lam Awe Aceh Besar, Ombak, Ikan Segar, dan Rezeki di Tepi Pantai
ACEH BESAR Di saat fajar mulai menyingsing, suasana di pesisir Gampong Lam Awe, Kecamatan Kecamatan Peukan Bada, tampak mulai hidup. Sua
EKONOMI
BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh akan membentuk tim khusus untuk mengawasi seluruh tempat penitipan anak (daycare) usai kasus penganiayaan terhadap bayi berusia 18 bulan yang viral di media sosial.
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mengatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
"Pastinya kita akan membentuk tim. Kami akan mengumpulkan data dan berharap orang tua bisa melapor agar data yang kami miliki lebih konkret," kata Afdhal kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).Baca Juga:
Ia mengaku prihatin atas insiden tersebut dan menegaskan pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap seluruh daycare di Banda Aceh.
Menurutnya, tempat penitipan anak yang terlibat dalam kasus ini akan ditutup, sementara pengawasan terhadap daycare lain akan diperketat sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Daycare yang bermasalah akan kita tutup dan kita akan mengawasi daycare lainnya dengan lebih ketat," ujarnya.
Afdhal juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang video kekerasan terhadap korban karena dapat berdampak pada kondisi psikologis keluarga.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), diketahui bahwa daycare tersebut tidak memiliki izin operasional.
Anggota Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan (TKPP) Banda Aceh, Sulthan Muhammad Yus, menyebutkan pemerintah telah menghentikan operasional tempat penitipan tersebut.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, daycare itu tidak memiliki izin operasional dan sudah dihentikan kegiatannya," ujarnya.
Tim gabungan dari pemerintah kota juga telah turun ke lokasi untuk melakukan pendalaman, termasuk memastikan kondisi korban serta melakukan asesmen awal bersama dinas terkait.
Pemerintah Kota Banda Aceh menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan anak dan akan mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi.*
ACEH BESAR Di saat fajar mulai menyingsing, suasana di pesisir Gampong Lam Awe, Kecamatan Kecamatan Peukan Bada, tampak mulai hidup. Sua
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Pekan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 yang digelar di Ja
EKONOMI
KUPANG Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo akan seger
POLITIK
JAKARTA Masuknya Islam ke Indonesia menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam perjalanan sejarah Nusantara. Sebelum Islam berkem
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Ratusan suporter yang datang untuk menukar tiket elektronik menjadi gelang final Piala AFF U19 2026 di Citraland Tanjungmorawa ha
OLAHRAGA
MEDAN Aparat kepolisian mengungkap praktik home industry atau pabrik rumahan vape yang mengandung narkoba di sebuah rumah kos mewah di J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Timnas Indonesia U19 akan menghadapi Kamboja U19 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala AFF U19 2026 yang digelar sore ini. P
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan tetap menjaga disiplin fiskal dalam penyusunan Rancangan Anggar
EKONOMI
MEDAN Ratusan masyarakat yang telah membeli tiket final Piala AFF U19 tahun 2026, kecewa. Ini akibat panitia menunda jam penukaran tiket
OLAHRAGA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Na
HUKUM DAN KRIMINAL