Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PANGKALPINANG — Dewan Pimpinan Daerah Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bangka Belitung bersama jajaran DPC PJS Kota Pangkalpinang melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Rabu, 20 Mei 2026.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu pelayanan publik, mulai dari transparansi iuran sampah hingga pengelolaan aset daerah.
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Pangkalpinang itu diwarnai suasana akrab namun tetap substantif.
Baca Juga:
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPD PJS Babel Rikky Fermana bersama sejumlah pengurus, di antaranya Abdul Hamid, Wenki, Mung Harsanto, Muhamad Zen, serta jajaran DPC PJS Kota Pangkalpinang.
Sejak awal pertemuan, dialog berlangsung terbuka.
PJS Babel menyampaikan berbagai masukan dan kritik terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah polemik iuran sampah yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
PJS menilai mekanisme penarikan maupun pengelolaan iuran tersebut perlu diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan dan persepsi negatif di publik.
Selain itu, persoalan pengelolaan aset daerah juga turut dibahas.
PJS mendorong Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memperkuat sistem pengawasan dan penataan aset guna mencegah potensi penyalahgunaan maupun hilangnya aset milik daerah.
Diskusi juga menyinggung hasil inspeksi mendadak (sidak) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, yang dalam audiensi tersebut disebut memunculkan sejumlah catatan yang dinilai perlu ditindaklanjuti lebih lanjut oleh pemerintah kota.
Meski beberapa isu yang dibahas cukup serius, suasana audiensi tetap berlangsung cair.
Sesekali tawa terdengar di tengah diskusi, mencerminkan komunikasi yang terbuka antara insan pers dan pemerintah daerah.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyampaikan apresiasi atas peran media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa kritik dan masukan dari pers merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
"Pers adalah mitra strategis pemerintah. Kami terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat," kata Dessy.
Ia menambahkan bahwa seluruh masukan yang disampaikan dalam audiensi akan dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Bagi PJS Babel, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara insan pers dan pemerintah daerah, tidak hanya dalam konteks silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang pengawasan terhadap kebijakan publik.
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers di Bangka Belitung.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.