SOLO -Penasihat Khusus Presiden Urusan Haji, Muhadjir Effendy, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Solo pada Minggu, 27 Oktober 2024. Kunjungan ini menjadi momen spesial bagi Muhadjir, yang datang bersama istri, Suryan Widati, dan putranya, Muktam Roya Azidan.
Dalam pernyataannya di akun media sosialnya, Muhadjir mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan kunjungan pertamanya setelah Jokowi menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden. “Kemarin sore, saya bersama istri dan anak saya, bersilaturahmi ke kediaman Presiden RI ke-7 Bapak Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi. Adalah kunjungan pertama seusai beliau tidak lagi menjabat sebagai Presiden dan saya tidak lagi sebagai Menko PMK,” tulis Muhadjir.
Muhadjir yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Jokowi. Dia menghargai pengabdian dan kerja keras Jokowi selama 10 tahun terakhir dalam memimpin negara. “Saya juga mengucapkan terima kasih dan merasa sangat terhormat menjadi bagian dari pemerintahan yang beliau pimpin,” ujarnya.
Muhadjir menambahkan, sebagai seorang akademisi, dia merasa banyak belajar dari Jokowi, terutama dalam hal praktik dan solusi yang aplikatif di lapangan. “Sebagai orang berlatar akademisi yang banyak berkutat pada dunia teoritis-literer, saya telah belajar banyak dari beliau dalam hal praktis-solutif di lapangan,” ungkapnya.
Selain membahas pengalaman dan ucapan terima kasih, pertemuan itu juga membahas isu penting terkait penyelenggaraan haji. Muhadjir menjelaskan bahwa salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah diskusi mengenai persoalan penyelenggaraan haji, seiring dengan tugas barunya sebagai Penasihat Khusus Presiden Prabowo Subianto untuk urusan haji. “Kami juga berbincang mengenai persoalan penyelenggaraan haji, seiring dengan tugas saya yang baru sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang haji,” pungkasnya.
Kunjungan ini tidak hanya menandai hubungan baik antara kedua tokoh politik tersebut, tetapi juga mencerminkan upaya kolaboratif dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan haji di masa depan. Dengan pengalaman yang dimiliki, Muhadjir diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi umat Muslim di Indonesia.
Dengan semangat silaturahmi dan kerjasama, pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif untuk mencapai tujuan bersama dalam penyelenggaraan haji yang lebih baik dan efisien.
(N/014)
Diskusi Haji: Penasihat Khusus Prabowo Bertemu Jokowi di Solo