BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Pemkab Simalungun Susun Rencana Induk Pembangunan Daerah, Jadi Cetak Biru Pembangunan hingga 2045

Azryn Marida - Senin, 08 Juni 2026 15:38 WIB
Pemkab Simalungun Susun Rencana Induk Pembangunan Daerah, Jadi Cetak Biru Pembangunan hingga 2045
Pemkab Simalungun melalui Bapperida menggelar rapat penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah (RIPD), dengan visi “Bersama Semangat Baru Simalungun Menuju Simalungun Maju”. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Selain itu, sejak perpindahan ibu kota kabupaten ke Raya, pemerintah daerah juga terus berupaya memperkuat fasilitas pemerintahan dan pelayanan publik untuk mendukung aktivitas masyarakat.

"Wilayah kita sangat luas. Infrastruktur yang harus ditangani juga besar. Karena itu melalui rencana induk ini kita berharap pemerintah pusat semakin memahami kebutuhan daerah dan memberikan perhatian lebih besar terhadap pembangunan Kabupaten Simalungun," kata Mixnon.

Ia berharap dokumen tersebut nantinya dapat menjadi instrumen strategis dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan dari pemerintah pusat maupun menarik minat investasi ke daerah.

"Sehingga kita tidak hanya bergantung pada APBD dan investor merasa nyaman untuk berinvestasi serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki daerah," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus Bidang V LPJK Kementerian PUPR RI, Prof. Manlian Ronald A. Simanjuntak, menekankan pentingnya penyusunan rencana induk yang berbasis pada karakteristik dan keunggulan lokal Kabupaten Simalungun.

Menurut dia, setiap daerah memiliki identitas dan potensi yang dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun daya saing jangka panjang.

"Penyusunan rencana induk harus berangkat dari potensi dan kekuatan daerah. Dari sana kemudian dibangun visi besar pembangunan yang terarah dan berkelanjutan," katanya.

Manlian menjelaskan bahwa setelah tahap pengumpulan data dan penelitian selesai, pemerintah akan melanjutkan proses penyusunan melalui serangkaian Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, ekonomi, investasi, tata ruang, lingkungan hidup hingga pengembangan sumber daya manusia.

Hasil pembahasan dari berbagai sektor tersebut nantinya akan disusun menjadi satu dokumen komprehensif yang menjadi acuan pembangunan Kabupaten Simalungun dalam jangka panjang.

Menurut Manlian, Kabupaten Simalungun saat ini menjadi salah satu daerah yang bergerak cepat dalam penyusunan rencana induk pembangunan daerah.

Dokumen tersebut akan menjadi "cetak biru" pembangunan yang menghubungkan RPJPD 2025-2045 dan RPJMD 2025-2029 sehingga arah pembangunan tetap konsisten meskipun terjadi pergantian kepala daerah di masa mendatang.

Dengan posisi strategis sebagai daerah penyangga kawasan wisata Danau Toba, didukung luas wilayah dan sumber daya alam yang besar, Simalungun dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Geram Masih Ada Jalan Tanah di Medan: Harus Segera Diaspal!
Lebih dari 80 Pohon Tumbang, Rico Waas Semprot Kadis LH Medan: Jangan Cuma Bilang On Progres!
Heboh Kabar Menkeu Diganti, Istana Akhirnya Buka Suara
Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi untuk Warga Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir di Sumut
Cadangan Devisa RI Turun Rp 23 Triliun, BI Ungkap Penyebab Utamanya
Pesta Budaya Karo “Mbure Ate Tedeh” di Binjai Jadi Wadah Pelestarian Tradisi dan Persatuan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru