BREAKING NEWS
Jumat, 07 Agustus 2026

Pemkab Asahan dan BPS Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026, 654 Petugas Dikerahkan

Muhammad Taufik - Selasa, 16 Juni 2026 07:36 WIB
Pemkab Asahan dan BPS Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026, 654 Petugas Dikerahkan
Pemkab Asahan bersama BPS Kabupaten Asahan resmi mencanangkan dan melepas petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin, 15 Juni 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHANPemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan resmi mencanangkan dan melepas petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin, 15 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran organisasi perangkat daerah dan para camat se-Kabupaten Asahan.

Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terbaru sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga:

Data tersebut, kata dia, akan digunakan untuk memetakan potensi serta struktur usaha di seluruh wilayah Asahan, sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

"SE2026 diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing," ujar Rahmat.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sensus ini didukung oleh 654 petugas yang telah mengikuti pelatihan intensif pada 1–13 Juni 2026.

Mereka terdiri dari 567 petugas pencacah lapangan, 83 petugas pemeriksa lapangan, serta 4 petugas khusus untuk usaha besar.

Pendataan lapangan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan target menjangkau 321.757 unit rumah tangga dan usaha di seluruh Kabupaten Asahan.

Rahmat mengimbau masyarakat untuk memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur serta mendukung kelancaran tugas petugas di lapangan.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan data hasil sensus menjadi instrumen penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Menurut dia, data yang akurat dapat membantu pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran melalui pengembangan potensi dunia usaha.

"Kami minta camat hingga kepala desa dan kepala dusun ikut mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini," kata Taufik.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyematan perlengkapan petugas secara simbolis oleh Bupati, penandatanganan komitmen bersama Forkopimda, serta pelaksanaan sensus secara simbolis kepada Bupati dan Wakil Bupati.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengamat: Gas Blok Andaman Lebih Menguntungkan Jika Dialirkan ke KEK Arun
Aisyiyah Aceh Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Syariah di Langsa, Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan
Pemkot Medan Sambut Rencana Pembangunan GKPS Maranatha, Siap Dukung Peningkatan Fasilitas Rumah Ibadah
Pemkot Medan Kawal Sensus Ekonomi 2026, Ribuan Petugas Siap Turun Lapangan
Bunda PAUD Medan Bagikan PMT untuk 1.500 Anak, Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Berkualitas
Pemko Medan Percepat Persiapan Revitalisasi RSUD Pirngadi, Zakiyuddin: Anggaran Turun, Langsung Eksekusi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru