Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas merespons sorotan publik terkait anggaran Rp10 miliar untuk rehabilitasi Gedung Satreskrim Polrestabes Medan yang bersumber dari APBD Kota Medan tahun 2026.
Rico menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran telah melalui mekanisme resmi antara Pemerintah Kota Medan dan DPRD, serta disusun sejak tahap perencanaan awal APBD.
"Bagaimana detailnya nanti akan kami sampaikan. Namun, seluruh penganggaran di APBD telah melewati rancangan dan pasti ada prosedur yang dilewati," tegas Rico Waas kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga:
Anggaran tersebut sebelumnya menuai kritik dari sebagian masyarakat yang menilai dana sebesar itu lebih baik dialokasikan untuk sektor pelayanan publik seperti kesehatan dan infrastruktur dasar.
Menanggapi hal itu, Rico menyebut Pemko Medan tetap memprioritaskan pembangunan fasilitas publik.
Ia menyampaikan bahwa tahun ini pemerintah kota juga melakukan sejumlah program perbaikan di berbagai sektor.
"Ya, mengenai fasilitas umum, kesehatan, kami juga banyak sekali membangun tahun ini, bahkan hampir 30 puskesmas kami rehabilitasi," papar Rico Waas.
Ia juga menambahkan bahwa Pemko Medan tengah melakukan pembangunan jalan sepanjang 195 kilometer sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur kota.
Rico menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan penyeimbangan atau balancing dalam penggunaan anggaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Jadi, kami akan coba melakukan balancing di mana pos anggaran bisa dimanfaatkan," sambung Rico Waas.
Menurutnya, prinsip utama dalam setiap penganggaran adalah memastikan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Medan.
Di sisi lain, kritik juga datang dari Direktur LBH Medan Irvan Saputra yang menilai alokasi anggaran tersebut tidak tepat di tengah berbagai persoalan perkotaan yang masih terjadi, seperti kemiskinan, kerusakan jalan, drainase buruk, pengelolaan sampah, hingga kawasan kumuh.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.