Swiss Tumbangkan Aljazair 2-0! Embolo dan Ndoye Antar La Nati ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
MEDAN – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke-436 digelar pada Rabu, 1 Juli 2026.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan refleksi mengenai perjalanan panjang Kota Medan yang telah berkembang dari sebuah titik pertemuan berbagai peradaban menjadi salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia.
Perayaan Hari Jadi Kota Medan tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026.Baca Juga:
Sejumlah wali kota dari berbagai daerah hadir di Medan, menjadikan peringatan hari jadi kota tidak hanya sebagai perayaan sejarah, tetapi juga momentum memperkuat kerja sama antarpemerintah daerah.
Kehadiran para kepala daerah tersebut dinilai menjadi simbol bahwa Kota Medan memiliki kapasitas sebagai tuan rumah forum strategis tingkat nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kota penting di Indonesia.
Upacara dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, anggota DPRD Kota Medan Saiful Bahri, Danlanud Soewondo Marsekal Pertama TNI Tiopan Hutapea, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Kepala Kejaksaan Negeri Medan Ridwan Sujana Angsar, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Silaen, para mantan Wali Kota Medan, serta para konsul negara sahabat.
Dalam pidatonya, Rico Waas membuka sambutan dengan sapaan khas berbagai suku di Sumatera Utara, seperti Horas, Mejuah-juah, Yahowu, hingga Ahoi.
Menurutnya, keberagaman merupakan identitas utama Kota Medan yang harus terus dijaga sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia ke-436 Kota Medan sebagai semangat untuk melanjutkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Kemajuan yang kita nikmati hari ini adalah hasil ikhtiar banyak generasi. Para pendahulu telah meletakkan pondasi, dan tugas kitalah melanjutkan pembangunan agar Medan terus memberikan kesempatan dan kesejahteraan bagi semuanya," ujar Rico Waas.
Menurut Rico, kepercayaan menjadikan Medan sebagai tuan rumah Rakernas APEKSI merupakan kehormatan sekaligus peluang strategis untuk memperkuat jejaring antarkota.
Selain itu, kehadiran ratusan delegasi dari berbagai daerah diyakini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Rico juga menjelaskan tema Hari Jadi Kota Medan ke-436, yakni "Medan Tangguh, Maju untuk Semua."
Tema itu mencerminkan semangat kota yang adaptif, kuat menghadapi tantangan, serta memastikan hasil pembangunan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kota Medan terus mendorong transformasi tata kelola pemerintahan melalui konsep Medan Satu Data, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, serta membangun kota yang humanis, inklusif, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menutup sambutannya, Rico menegaskan bahwa membangun kota metropolitan membutuhkan kesinambungan, kolaborasi, dan komitmen jangka panjang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para wali kota terdahulu, jajaran Forkopimda, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan Kota Medan.
"Saya berharap kita semua pihak dapat terus bersinergi untuk memperkuat semangat membangun kota yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Rico Waas.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Medan ke-436 dilanjutkan dengan atraksi Semangat Komando yang ditampilkan oleh anggota Pramuka Kwartir Cabang Kota Medan.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Medan Rico Waas bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap juga menyerahkan piala dan piagam kepada para pemenang lomba kelurahan terbaik tingkat Kota Medan.
Kelurahan Kedai Durian meraih predikat Terbaik I, disusul Kelurahan Belawan II sebagai Terbaik II, dan Kelurahan Helvetia Timur sebagai Terbaik III.
Sementara itu, Kelurahan Pandau Hulu meraih Harapan I, Kelurahan Karang Berombak Harapan II, serta Kelurahan Kemenangan Tani memperoleh Harapan III.* (ad)
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
JAKARTA Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita, menolak usulan pemberian hak keuangan tambahan bagi kepala daera
NASIONAL
RUSIA Rusia mulai mengimpor bensin dari India untuk mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di dalam negeri. Krisis tersebu
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Langkat, Syah Afa
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua BaratOrganisasi Papua Merdeka (TPNPBOPM)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia bukanlah sebuah beb
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali melanjutkan operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (P
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengerahkan tiga helikopter untuk mengevakuasi jenazah pilot berkewarganegaraan Amerika Serika
PERISTIWA
JAKARTA Markas Besar (Mabes) TNI memberikan tanggapan terkait penyidikan yang dilakukan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar meng
PENDIDIKAN