Remaja Tenggelam di Sungai Ular, Seragam SMA Sudah Dibeli, Keluarga Masih Menanti Keajaiban
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya membangun kota yang tangguh melalui kolaborasi antardaerah, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta penguatan sistem ketahanan pangan.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat memberikan sambutan pada Dialog Kota Tangguh dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7/2026).
Forum tersebut menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq sebagai keynote speaker.Baca Juga:
Hadir pula Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, para wali kota dari berbagai daerah, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Pendudukan Kemenko PMK Woro Sri Astuti Sulistyaningsih, serta Asisten Deputi Kerawanan Pangan dan Bantuan Pangan Kemenko Bidang Pangan Muhammad Saleh Nugrahadi.
Mengawali sambutannya, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir di Kota Medan.
Ia juga memperkenalkan keberagaman budaya Sumatera Utara melalui berbagai sapaan khas seperti Horas, Mejuah-juah, Ya'ahowu, Ahoi, hingga Oii Dunsanak sebagai simbol keberagaman masyarakat Kota Medan.
Menurut Rico, tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" dipilih berdasarkan pengalaman nyata ketika banjir besar melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk Kota Medan, pada akhir November tahun lalu.
"Di Kota Medan, dari 21 kecamatan, sebanyak 19 kecamatan terdampak banjir. Bahkan volume sampah yang biasanya sekitar 1.500 hingga 1.700 ton per hari melonjak menjadi sekitar 6.500 ton hanya dalam satu hari," ujarnya.
Ia mengatakan, bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan saat terjadi, tetapi juga berdampak terhadap pelayanan publik, aktivitas ekonomi, hingga kondisi fiskal pemerintah daerah.
Karena itu, pemerintah harus memiliki strategi yang matang untuk menghadapi situasi serupa di masa mendatang.
Rico juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya membangun kota yang tangguh.
Menurutnya, Kota Medan yang bukan daerah penghasil pangan sangat bergantung pada kelancaran distribusi dari wilayah lain.
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI
LANGKAT Penetapan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim sebagai tersangka dugaan suap proyek dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan
POLITIK
JAYAPURA TNI akan memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah rawan di Papua dengan menambah penempatan aparat keamanan. Langkah ini diamb
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Hukum (Kemenkum) memastikan akan mempercepat proses permohonan kewarganegaraan bagi anakanak yang berstatus statele
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 141 peserta dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Aceh. Sela
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat saat menghadiri program Sapa W
PEMERINTAHAN