BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

Hujan Deras Tak Hentikan Karnaval Budaya Nusantara, Rico Waas: Solidaritas APEKSI Jadi Kenangan Berharga untuk Medan

Abyadi Siregar - Sabtu, 04 Juli 2026 10:23 WIB
Hujan Deras Tak Hentikan Karnaval Budaya Nusantara, Rico Waas: Solidaritas APEKSI Jadi Kenangan Berharga untuk Medan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Kamis (2/7/2026) malam. (foto: Pemo Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Guyuran hujan deras yang mengguyur Kota Medan saat pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Kamis (2/7/2026) malam, justru menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dan solidaritas antarpemerintah kota di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menutup rangkaian Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Jumat (3/7/2026).

Rico Waas mengaku sempat khawatir karena hujan turun sejak sore hari dan terus mengguyur Kota Medan.

Baca Juga:

Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara yang seluruh rangkaian acaranya digelar di ruang terbuka.


"Saya sempat berpikir, jangan-jangan karnaval budaya tidak bisa berjalan karena hujan terus turun. Tetapi begitu kami tiba di lokasi, semangat para delegasi luar biasa. Tidak ada satu pun kota yang ingin menyerah," ujar Rico Waas.

Menurutnya, setelah melihat antusiasme seluruh peserta, panitia bersama para delegasi akhirnya sepakat untuk tetap melanjutkan karnaval meski hujan masih turun di kawasan Jalan Pulau Pinang.

Rico menilai keputusan tersebut menjadi bukti kuatnya persaudaraan dan kekompakan seluruh anggota APEKSI.

Ia mengaku terkesan melihat para wali kota yang sebelumnya sempat meninggalkan lokasi kembali lagi ke panggung untuk menyaksikan jalannya karnaval bersama para delegasi, meski harus rela berhujan-hujanan.

"Semuanya basah kuyup, tetapi tetap bertahan sampai acara selesai. Itu menunjukkan solidaritas, rasa kekeluargaan, dan kehangatan yang dimiliki keluarga besar APEKSI," katanya.

Menurut Rico Waas, momen tersebut menjadi salah satu kenangan paling berharga bagi Kota Medan yang tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI sekaligus tengah merayakan Hari Jadi Kota Medan ke-436.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali kota dan delegasi dari berbagai daerah yang telah hadir dan tetap menunjukkan semangat kebersamaan meski cuaca tidak bersahabat.

"Terima kasih kepada seluruh wali kota dan delegasi yang telah hadir. Kehadiran dan kebersamaan itu menjadi hadiah yang sangat luar biasa bagi Kota Medan," pungkasnya.

Pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara menjadi salah satu agenda utama dalam Rakernas XVIII APEKSI di Medan.

Beragam delegasi dari berbagai kota di Indonesia menampilkan kekayaan budaya daerah masing-masing, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kolaborasi antarpemerintah kota dalam membangun Indonesia.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tutup Indonesia City Expo 2026 2026 di Medan, Wali Kota Rico Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Dunia
Libur Sekolah Makin Seru! Ini 7 Tempat Wisata Ramah Kantong dan Edukatif di Medan
Susah Payah Taklukkan Cape Verde! Lisandro Martinez dan Messi Antar Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Diduga Aniaya Tahanan, Kepala BNN Deli Serdang Dilaporkan ke Polda Sumut
KPK Bongkar Skema Fee Proyek di Langkat, Bupati Syah Afandin Diduga Kantongi Rp800 Juta
4 Fakta Bupati Langkat Syah Afandin Ditahan KPK, Diduga Terima Suap Proyek dan Gratifikasi Rp3,5 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru