Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
BATU BARA – Memasuki tahun ajaran baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengambil langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan dunia pendidikan. Atas mandat Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., seluruh kepala desa di Kabupaten Batu Bara ditugaskan menjadi pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026).
Salah satu kepala desa yang melaksanakan amanah tersebut adalah Kepala Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Faisal, A.Md., yang memimpin langsung upacara bendera di salah satu sekolah di wilayahnya. Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa yang memulai tahun ajaran baru.
Kebijakan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara, pemerintah desa, dan satuan pendidikan dalam membangun karakter generasi muda sejak dini. Kehadiran kepala desa di lingkungan sekolah diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta cinta terhadap bangsa dan daerah.Baca Juga:
Melalui program tersebut, Bupati Baharuddin Siagian ingin memperkuat peran kepala desa, tidak hanya sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat desa, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kepala desa diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah demi terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik.
Kepala Desa Pahang, Faisal, A.Md., menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi terbesar dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, kemajuan pendidikan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat saling bersinergi dan memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus.
Momentum hari pertama masuk sekolah ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab guru dan sekolah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, sekolah, dan orang tua, diharapkan lahir generasi Kabupaten Batu Bara yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan sumber daya manusia unggul demi mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang semakin maju dan sejahtera.* (dh)
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL