Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
LOMBOK – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2026 yang digelar di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 15 Juli 2026.
Kehadiran Mualem dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh untuk mengawal sinkronisasi kebijakan strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), serta sektor perpajakan.
Dalam kunjungan tersebut, Mualem didampingi Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun, para asisten, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Baca Juga:
Langkah itu dilakukan seiring dengan fokus utama APPSI tahun ini yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi daerah dan kemandirian fiskal di seluruh provinsi.
Acara dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Selain itu, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman turut menjadi salah satu pemateri yang membahas penguatan sektor UMKM di Indonesia.
Dalam keterangannya, Mualem menegaskan kehadiran dirinya bersama jajaran Pemerintah Aceh merupakan bentuk komitmen untuk mempercepat pelaksanaan kebijakan nasional di daerah.
"Aceh harus bergerak cepat menangkap arah kebijakan pusat. Kehadiran kami di sini, bersama Sekda dan kepala SKPA, adalah untuk memastikan bahwa setiap regulasi nasional yang lahir dari Rakergub ini bisa langsung kita eksekusi di Aceh tanpa menunda-nunda," ujar Mualem.
Menurutnya, Pemerintah Aceh memberikan perhatian besar terhadap berbagai kebijakan yang disampaikan para menteri dalam forum tersebut, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi daerah.
Selain mengikuti agenda persidangan dan pembahasan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APPSI, delegasi Aceh juga dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat UMKM unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat, 17 Juli 2026.
Hasil kunjungan tersebut diharapkan menjadi referensi dalam mengembangkan UMKM di Aceh agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
"Tentu yang belum ada dan bagus nanti kita bawa ke Aceh, kita terapkan di Aceh agar produk-produk UMKM lokal kita tidak hanya bisa bermain di lokal tapi juga nasional dan internasiona," kata Mualem.
Ia juga meminta seluruh jajaran SKPA memanfaatkan kunjungan tersebut sebagai kesempatan belajar secara langsung mengenai strategi pengembangan UMKM yang berhasil diterapkan di NTB.
"Saya minta jajaran SKPA tidak hanya sekadar hadir, tapi pelajari betul bagaimana NTB bisa membina dan mengemas produk UMKM mereka hingga memiliki nilai jual tinggi. Kita bawa pulang skema terbaiknya untuk kita terapkan langsung di Aceh," katanya.
Melalui partisipasi dalam Munaslub APPSI 2026, Pemerintah Aceh berharap berbagai kebijakan strategis yang dibahas di tingkat nasional dapat segera diterapkan di daerah, sekaligus memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan pendapatan daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.