BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Pemprov Sumut Apresiasi Lomba Cipta dan Baca Puisi Antinarkoba BNN, Edukasi Generasi Muda Lewat Sastra

Abyadi Siregar - Jumat, 17 Juli 2026 07:34 WIB
Pemprov Sumut Apresiasi Lomba Cipta dan Baca Puisi Antinarkoba BNN, Edukasi Generasi Muda Lewat Sastra
Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, Mulyono, saat menghadiri kegiatan Lomba Cipta dan Baca Puisi Antinarkoba di Ruang Teater Politeknik Pariwisata Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Nomor 12, Medan, Kamis (16/7/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Cipta dan Baca Puisi Antinarkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperingati Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2026.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan seni dan sastra.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, Mulyono, saat menghadiri kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Politeknik Pariwisata Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Nomor 12, Medan, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kami menyambut baik pelaksanaan lomba cipta dan baca puisi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba," ujar Mulyono.

Menurut Mulyono, puisi tidak hanya menjadi karya sastra, tetapi juga mampu menyampaikan pesan moral yang menyentuh hati masyarakat.

Melalui karya yang dibacakan para finalis, pesan tentang bahaya narkoba dapat diterima dengan cara yang lebih humanis dan mudah dipahami.

"Kita melihat delapan finalis yang tampil mampu menggugah perasaan kita semua. Harapan dan keinginan kita sama, yakni mewujudkan Sumatera Utara yang bebas dari narkoba," katanya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Program tersebut meliputi upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat, pemberantasan jaringan narkoba bersama BNN dan Kepolisian, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba agar dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif.

Sebagai bagian dari tim terpadu P4GN, Kesbangpol Sumut akan terus mendukung berbagai langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, mengatakan peringatan Hari Antinarkotika Internasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

"Narkoba masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan bangsa tanpa memandang usia, status sosial, maupun latar belakang. Karena itu, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui pendekatan hukum, tetapi juga harus diwujudkan melalui pendekatan seni, budaya, dan literasi," ujarnya.

Menurut Tatar, sastra memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.

"Puisi bukan hanya rangkaian kata-kata indah, tetapi media yang mampu menyampaikan pesan moral dan menginspirasi masyarakat untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, sekaligus menumbuhkan semangat menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari ancamannya," katanya.

Ia juga mengapresiasi karya para peserta yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap persoalan penyalahgunaan narkoba.

Tatar mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, komunitas seni, media, hingga para pemangku kepentingan, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan narkoba.

Lomba Cipta dan Baca Puisi Antinarkoba merupakan bagian dari rangkaian peringatan HANI 2026 yang diselenggarakan BNN Provinsi Sumatera Utara.

Melalui kegiatan tersebut, BNN ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menyuarakan semangat hidup sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui karya sastra.

Pada ajang tersebut, Juara I diraih Nanda Tri Wardana Pasaribu, mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), dengan puisi berjudul Mengukur Rumah dengan Sendok Perak. Juara II diraih Rahman Attiyah Pohan, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), melalui puisi Rumah dalam Petaka.

Sementara Juara III diraih Khairul Anam, dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dengan puisi berjudul Pesan Bapak untuk Anaknya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Zakiyuddin Harahap Hadiri Perayaan Bastille Day, Medan dan Prancis Perkuat Peluang Kerja Sama
Kasus Narkoba Katingan yang Tewaskan 3 Polisi Masuk Tahap Baru, Tiga Tersangka Dilimpahkan
Jelang Musda 2026, Politisi Senior Demokrat Sumut Dorong Pergantian Ketua DPD
Terungkap! Dana Rp3 Miliar untuk Setiap Kopdes Merah Putih Akan Digunakan untuk Ini
Horeka dan UMKM Panen Rezeki, Kadin Ungkap Piala Dunia 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Indonesia hingga Rp5,03 Triliun
PWI, KONI, KNPI, Kadin, dan Blackcats Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Wali Kota Bogor, Hadirkan UMKM dan Ribuan Doorprize
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru