BREAKING NEWS
Kamis, 23 Juli 2026

Wagub Sumut Dorong Museum Pusaka Nias Jadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia

Abyadi Siregar - Kamis, 23 Juli 2026 08:24 WIB
Wagub Sumut Dorong Museum Pusaka Nias Jadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia
Wakil Gubernur Sumut Surya didampingi Staff Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, sejumlah OPD serta para Asisten dan Staf Ahli Gubernur berkunjung ke Museum Yayasan Pusaka Nias di Kota Gunungsitoli , Rabu (22/7/20
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GUNUNGSITOLI Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong Museum Pusaka Nias di Kota Gunungsitoli berkembang menjadi destinasi wisata sejarah berkelas dunia. Menurutnya, museum tersebut menyimpan kekayaan sejarah, budaya, dan peradaban masyarakat Ono Niha yang memiliki nilai penting untuk diperkenalkan kepada masyarakat nasional maupun internasional.

Hal itu disampaikan Surya saat mengunjungi Museum Pusaka Nias, Rabu (22/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung berbagai koleksi bersejarah yang selama ini dirawat oleh masyarakat adat sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur.

"Ternyata Nias ini dalam sejarah tercatat di mancanegara. Kami akan bawa ini untuk ditularkan kepada generasi muda di luar Kepulauan Nias," ujar Surya.

Baca Juga:

Wakil Gubernur mengatakan, berbagai peninggalan yang tersimpan di museum memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Gunungsitoli akan terus mendukung upaya pelestarian sekaligus pengembangan Museum Pusaka Nias agar menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

"Ini tanggung jawab bersama. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga memiliki kewajiban menjaga dan melestarikan warisan budaya ini. Harapan tersebut akan kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Bobby Nasution agar dapat menjadi perhatian bersama," katanya.

Surya menambahkan, pengembangan Museum Pusaka Nias sejalan dengan komitmen Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution yang saat ini memprioritaskan pembangunan di Kepulauan Nias melalui berbagai program strategis, termasuk percepatan penghapusan status daerah tertinggal.

Menurutnya, pelestarian sejarah dan budaya tidak hanya penting sebagai identitas daerah, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Direktur Museum Pusaka Nias Nata'alui Duha menjelaskan, secara historis Kepulauan Nias memiliki dua kawasan budaya utama, yakni Nias Utara dan Nias Selatan yang memiliki perbedaan pada bentuk rumah adat, dialek bahasa, hingga tradisi yang berkembang.

Ia juga mengungkap salah satu catatan sejarah masyarakat Nias pada masa kolonial, ketika sejumlah warga dijadikan objek penelitian oleh ilmuwan Belanda melalui pencetakan wajah menggunakan bahan gipsum yang kemudian dibawa ke Belanda sebagai bahan riset.

Menurut Nata'alui, sejarah tersebut menjadi bagian penting dari koleksi Museum Pusaka Nias yang diharapkan dapat memperkaya pengetahuan masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata sejarah.

Ia berharap perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap Museum Pusaka Nias dapat mempercepat pengembangan museum sebagai destinasi wisata sejarah unggulan yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Nias ke tingkat nasional maupun internasional.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Ingin Warga Berobat Keluar Pulau, Pemprov Sumut Perkuat RSUD dr Thomsen Nias Jadi Rumah Sakit Rujukan Kepulauan Nias
Pemprov Sumut Bangun Ruang Kelas Baru di SMK Kepulauan Nias, Ini Pesan Wagub Surya
Kadis Perhubungan Deli Serdang Suryadi Aritonang Mundur, Ini Alasannya
Rumput Laut Dongkrak Ekonomi Warga Nias Utara, Wagub Sumut Dorong Hilirisasi
Pemprov Sumut Perkuat Layanan Kesehatan Nias Utara, RSUD Tafaeri Diproyeksikan Naik Kapasitas
Wagub Sumut Surya Semangati Anak Asrama Dinsos di Nias, Ajak Gapai Cita-cita dan Raih Masa Depan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru