BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

Pemprov Sumut Dukung Gerakan Penghijauan HKBP, 20 Ribu Bibit Pohon Siap Ditanam di Tapanuli Raya

Abyadi Siregar - Selasa, 28 Juli 2026 13:50 WIB
Pemprov Sumut Dukung Gerakan Penghijauan HKBP, 20 Ribu Bibit Pohon Siap Ditanam di Tapanuli Raya
Wakil Sumut Surya menerima kunjungan Pengurus HKBP di Ruang Kerja Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan. Selasa (28/7/2026). (Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan penghijauan yang digagas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melalui rangkaian kegiatan Minggu Ekologi.

Program tersebut dinilai menjadi upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan ekosistem, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat alam.

Dukungan itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, saat menerima audiensi pengurus HKBP Pearaja Tarutung yang diwakili Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik, di ruang kerja Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga:

Dalam pertemuan tersebut, pengurus HKBP memaparkan rencana pelaksanaan gerakan penanaman pohon yang akan melibatkan jemaat dan masyarakat di wilayah Tapanuli Raya.

Program ini diharapkan mampu menjaga kawasan resapan air, mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan.

Wakil Gubernur Surya menyambut baik inisiatif tersebut.

Menurutnya, gerakan penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan lingkungan hidup.

"Gerakan penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menjaga lingkungan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif HKBP yang mengajak masyarakat bersama-sama merawat alam demi keberlanjutan bagi generasi mendatang," ujar Surya.

Surya menegaskan, pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata.

Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dunia usaha, hingga masyarakat agar upaya menjaga hutan dan ekosistem dapat berjalan lebih efektif.

Menurutnya, sinergi seperti ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan di Sumatera Utara sekaligus mengurangi risiko bencana akibat kerusakan alam.

Sementara itu, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik, mengatakan HKBP kembali menggelar rangkaian kegiatan Minggu Ekologi sebagai bentuk komitmen gereja dalam menjaga lingkungan hidup dan mendukung mitigasi bencana.

Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026 di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang tahun ini menjadi pusat pelaksanaan Minggu Ekologi.

Bernard menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan HKBP yang bertujuan membangun kesadaran jemaat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam, terutama di tengah meningkatnya berbagai bencana yang dipicu kerusakan lingkungan.

"Melalui Minggu Ekologi, kami mengajak seluruh warga HKBP untuk berperan aktif merawat dan melestarikan lingkungan, tidak hanya di Tapanuli Raya, tetapi juga di berbagai daerah lain yang mengalami bencana," ujarnya.

Selain pelaksanaan ibadah Minggu Ekologi, HKBP juga akan menggelar seminar lingkungan hidup dan aksi penghijauan melalui pembagian 20 ribu bibit pohon kepada kelompok tani dan masyarakat di desa-desa, khususnya wilayah yang terdampak bencana.

Bibit yang akan disalurkan terdiri dari tanaman produktif sekaligus tanaman konservasi, seperti mangga, durian, petai, jengkol, kemiri, dan mahoni.

Selain membantu memulihkan kawasan hijau, tanaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui hasil panen di masa mendatang.

Bernard menambahkan, gerakan penghijauan ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dilakukan HKBP pada tahun sebelumnya.

Pada 2025, HKBP telah menyalurkan 10 ribu bibit pohon di Balige sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra Parlaungan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sumut Ade Sofianita.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Perkuat Rekomendasi Strategis, Dorong Jamkrida Jadi Penggerak Pembiayaan UMKM
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru, Kejagung Siapkan Penunjukan Kajari hingga Pegawai
DPR Ingatkan BGN, Larangan Pakai Barang Subsidi di Dapur MBG Jangan Sampai Naikkan Biaya Operasional
Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Komitmen Penguatan Tata Kelola Keuangan Daerah dan Transformasi BUMD di Rapat Paripurna DPRD
Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Akses Tiga Kecamatan di Medan Kembali Terhubung Setelah Sempat Terputus
Momen Haru Pelepasan Ketua DWP Kota Medan Ismiralda Jelang Purna Pengabdian, Airin: Beliau Bukan Hanya Pendamping, tapi Sahabat Luar Biasa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru