Erupsi Sinabung Bikin Penerbangan Kualanamu Terganggu, Ini Penjelasannya
DELI SERDANG Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat dinonaktifkan sementara
PERISTIWA
Medan, 11 Oktober 2024 — Hasil survei terbaru terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menunjukkan hasil yang mengejutkan. Edy Rahmayadi, yang telah memimpin provinsi ini selama lima tahun, berhasil meraih dukungan publik yang jauh lebih tinggi dibandingkan Bobby Nasution, Wali Kota Medan yang baru menjabat sejak 2020.
Survei ini dilakukan oleh lembaga independen melalui wawancara langsung dengan ribuan responden di seluruh wilayah Sumatera Utara dan Medan. Tujuannya adalah untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kebijakan, program, dan pencapaian kedua tokoh selama masa kepemimpinan mereka.
Kinerja Edy Rahmayadi Mendapat Apresiasi Tinggi
Menurut hasil survei, Gubernur Edy Rahmayadi memperoleh tingkat kepuasan sebesar 79%, dengan mayoritas responden mengapresiasi keberhasilannya dalam menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur besar di Sumatera Utara, termasuk perbaikan jalan provinsi dan pembangunan kawasan ekonomi strategis. Selain itu, responden juga memuji kinerja Edy dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah tertinggal.
“Kinerja Pak Edy sangat terasa, terutama di bidang infrastruktur. Jalan-jalan di daerah yang dulu rusak parah sekarang sudah bagus, dan ini berdampak langsung pada kegiatan ekonomi kami,” ujar seorang responden dari Kabupaten Deli Serdang.
Bobby Nasution Masih Perlu Meningkatkan Program Prioritas
Sebaliknya, Bobby Nasution hanya meraih tingkat kepuasan publik sebesar 21%. Meskipun di awal masa jabatannya Bobby disambut dengan harapan besar, terutama dari kalangan muda, sejumlah program yang ia jalankan dinilai belum mencapai target yang diharapkan. Responden mengeluhkan lambatnya penanganan masalah perkotaan, terutama kemacetan dan banjir yang masih menjadi persoalan utama di Medan. Kegagalan dalam program pengelolaan lampu jalan yang kontroversial juga menjadi sorotan.
“Bobby Nasution punya banyak potensi, tetapi masalah mendasar seperti kemacetan dan banjir belum sepenuhnya tertangani. Kami membutuhkan solusi yang lebih cepat dan nyata,” ujar seorang responden dari Kecamatan Medan Timur.
(KRISNA)
DELI SERDANG Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat dinonaktifkan sementara
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian Bambang Setiyawan (60), pedagang cermin yang did
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkap adanya delapan warga negara Indonesia (WNI) yang disebut bergabung dengan tentara
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Destry akan menggantikan Perry Wa
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kebijakan sekolah yang tetap berjalan di tengah kondisi kabut as
KESEHATAN
TANJAB TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali menjadi sorotan. Bagia
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Seorang pemuda berinisial NF alias Enong (19) diamankan polisi setelah diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL