Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurut Bobby, ketika jumlah anggota dewan tidak memenuhi kuorum, pihak eksekutif tidak memiliki kewenangan untuk melanjutkan jalannya rapat.
"Kalau bahasa pasarannya begini, kan yang dipersoalkan kehadiran anggota dewannya, masa saya yang dibilang arogan. Kalau dari satu pihak belum hadir, kami mau ngapain di dalam situ?" ujarnya.
Bobby juga menilai kehadiran kepala daerah dalam rapat harus tetap mempertimbangkan efektivitas waktu, terutama karena masih banyak agenda pemerintahan yang harus diselesaikan.
"Toh kalau saya duduk di situ sampai tengah malam kalau nggak kuorum-kuorum ya nggak tanda tangan juga. Kecuali, berjalan dengan lancar, berjalan baik, berjalan sesuai tatibnya, tiba-tiba saya keluar, itu baru saya arogan. Itu menurut saya ya," tuturnya.
Pernyataan Bobby tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keputusan meninggalkan rapat dilakukan karena mekanisme persidangan tidak dapat dilanjutkan akibat tidak terpenuhinya kuorum sesuai tata tertib DPRD.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.