Belanja Negara Melonjak 25,7 Persen, Defisit APBN Awal Tahun Tembus Rp54,6 Triliun
JAKARTA Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 mengalami defisit Rp54,6 tril
EKONOMI
SUMUT -Keributan antara Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Camelia Neneng, dan Calon Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mencuri perhatian publik setelah insiden penarikan baju yang terjadi di warung durian ‘Si Bolang Durian’ di Kota Medan pada Minggu (6/10). Insiden ini memunculkan spekulasi dan tudingan saling melapor di kalangan politisi.
Saksi di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa keributan tersebut bermula ketika Masinton mempertanyakan sikap politik Camelia menjelang Pilbup Tapteng. “Habis itu duduklah Ibu Camelia, didatangi Pak Masinton, tanya kenapa kau tidak tegak lurus. Katanya, kalau kau tidak mau tegak lurus, sambil dia mencengkeram bajunya dan putus kancing bajunya itu,” ungkap Ari, rekan Camelia yang turut hadir saat peristiwa tersebut.
Camelia sendiri tampak tertegun dan hanya diam menghadapi pertanyaan Masinton. Merasa situasi tidak kondusif, Ari mengajak Camelia untuk pulang, namun di dalam mobil, Camelia terlihat histeris dan menangis, menceritakan kepada suaminya tentang insiden tersebut. Suaminya mendorongnya untuk melapor ke pihak kepolisian, yang kemudian direspons oleh Camelia dengan melaporkan Masinton ke Polrestabes Medan.
Tindakan Camelia memicu respons dari pihak Masinton. Melalui kuasa hukumnya, Joko Situmeang, Masinton melaporkan Ari dan Camelia ke Polda Sumut, menuduh keduanya menyebarkan berita bohong yang dapat merugikan nama baiknya. “Hari ini kita resmi melaporkan Bapak Arimitara Halawa dan Ibu Camelia Neneng karena kita menduga telah menyebar berita bohong atau hoaks yang mengakibatkan pencemaran nama baik Masinton Pasaribu,” ungkap Joko.
Joko juga membantah klaim bahwa baju Masinton ditarik hingga kancingnya lepas, menegaskan bahwa banyak saksi yang berada di lokasi dan tidak melihat adanya kancing yang lepas. “Itu berita kita duga sengaja didramatisir. Aktingnya kurang rapi, karena di TKP ada banyak saksi yang melihat kejadian,” tambah Joko.
Sementara itu, suasana di warung durian tempat kejadian berlangsung tampak sepi, dengan beberapa pegawai yang enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Meski banyak kader PDIP yang hadir di lokasi, mereka memilih untuk tidak berkomentar mengenai insiden tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar keributan yang terjadi dalam dinamika politik menjelang Pilbup Tapanuli Tengah. Sementara itu, publik menantikan perkembangan lebih lanjut dari kedua laporan yang telah diajukan kepada pihak berwajib. Apakah insiden ini akan berpengaruh pada pencalonan Masinton Pasaribu di Pilbup Tapteng? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 mengalami defisit Rp54,6 tril
EKONOMI
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam untuk berhatihati membeli produk asal Amerika Serikat (AS) yang masu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggunaan jet pribadi dari manta
HUKUM DAN KRIMINAL
GIANYAR Polres Gianyar melalui Polsek Tampaksiring memastikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan tepat sasa
NASIONAL
GIANYAR Polres Gianyar menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan pada Senin (23/2/2026) pukul 08.30 Wita di Lapangan Apel Tribrata. Kegiatan ini
NASIONAL
BANGKA Aktivitas penambangan timah diduga ilegal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang, Kabupaten B
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Denpasar menggelar patroli rutin di wilayah perairan kota ini,
NASIONAL
DENPASAR Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Denpasar Utara terus digencarkan jajaran kepolisian. Pada Minggu (22/2/2026),
NASIONAL
SUMBAWA Jalan Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Minggu (08/02/2026) malam mendadak ricuh. Rofinus Kaka alias Rofinus bin
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Di malam kelima bulan suci Ramadhan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunaikan Salat Tarawih bersama jajaran Kecamatan
PEMERINTAHAN