BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Tak Tunggu Laporan, Bobby Nasution Turun Langsung ke Nias dan Eksekusi Masalah Warga

Abyadi Siregar - Selasa, 11 Agustus 2026 14:06 WIB
Tak Tunggu Laporan, Bobby Nasution Turun Langsung ke Nias dan Eksekusi Masalah Warga
Gubernur Sumut Bobby Nasution di dampingi sejumlah OPD meninjau Rumah Sakit Umum Daerah dan sejumlah pasien di RSUD Thomsen Gunungsitoli, Nias, baru-baru ini. (foto: Dok. Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dengan berkantor langsung di Kepulauan Nias.

Langkah ini diambil guna memastikan berbagai persoalan warga di wilayah kepulauan dapat ditangani lebih cepat tanpa terkendala jarak maupun birokrasi yang berbelit.

Dalam dua tahap agenda berkantor di Nias, Bobby tak hanya menjalankan roda pemerintahan dari daerah, tetapi juga turun ke lapangan meninjau fasilitas publik serta menyerap aspirasi warga secara langsung.

Baca Juga:

Sejumlah masalah krusial yang ditemukan di lapangan bahkan langsung dieksekusi penanganannya di tempat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menegaskan bahwa langkah Gubernur berkantor di kepulauan merupakan bentuk nyata pelayanan proaktif pemerintah daerah.

"Kehadiran Pak Gubernur berkantor langsung di kepulauan Nias hingga dua tahap, merupakan komitmen bahwa masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama hanya karena kendala jarak. Jika masyarakat belum bisa menjangkau pemerintah, maka pemerintah yang harus datang menjemput masalah itu langsung ke masyarakat. Nias merupakan bagian tak terpisahkan dari Sumatera Utara, dan pembangunan di sini harus bergerak setara dengan daerah lain," ujar Erwin, Selasa (11/8/2026).

Saat meninjau RSUD Thomsen, Bobby memeriksa sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari ruang hemodialisa, ruang anak, hingga radiologi.

Di sela peninjauan tersebut, ia secara spontan memberikan bantuan biaya transportasi bagi dua pasien yang harus dirujuk ke Medan untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Perhatian besar juga diberikan pada sektor pendidikan. Ketika menyambangi SMPN 4 Sitolu Ori di Nias Utara, Bobby menemukan kondisi memprihatinkan di mana para siswa sejak 2024 terpaksa belajar di bawah atap seng dan dinding papan yang lapuk.

Ia langsung mengeksekusi bantuan pembangunan gedung permanen yang mencakup tiga ruang kelas lengkap dengan furnitur, satu ruang administrasi, serta fasilitas sanitasi ramah difabel.

Kondisi serupa direspons cepat saat Bobby meninjau SD Negeri Lasara, Nias Utara.

Sebanyak 53 siswa di sekolah tersebut harus bergantian menggunakan tiga ruang kelas terbatas, bahkan murid kelas 1 dan 2 terpaksa belajar dalam satu ruangan yang hanya disekat selembar tirai.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Geger! 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judol
Pemerintah Sepakat Ojol Masuk Kategori Usaha Mikro, Bakal Kena Pajak?
Rico Waas Buka Suara soal Camat Medan Timur yang Diduga Terlibat Jual-Beli Jabatan
Kepala BGN Sudaryono ke Kejagung Hari Ini, Ada Apa?
Pascabanjir Serbelawan, Pemkab Simalungun Gerak Cepat Pulihkan Fasilitas Umum
Kelurahan Timbang Langkat Bentuk Posbankum, Warga Kini Lebih Mudah Akses Bantuan Hukum
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru