BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Belanja Naik Lebih Tinggi dari Pendapatan, Rico Waas Ajukan Perubahan APBD Medan 2026 Tembus Rp7,73 Triliun

Abyadi Siregar - Senin, 07 September 2026 22:11 WIB
Belanja Naik Lebih Tinggi dari Pendapatan, Rico Waas Ajukan Perubahan APBD Medan 2026 Tembus Rp7,73 Triliun
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penjelasan kepala daerah terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (7/9/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Rico berharap perubahan struktur APBD tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal Pemko Medan. Menurutnya, kapasitas fiskal yang lebih kuat penting untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan berbagai urusan pemerintahan secara optimal.

"Kita berharap kapasitas fiskal Pemerintah Kota Medan tahun 2026 dapat semakin meningkat," katanya.

Rico menegaskan APBD memiliki fungsi strategis sebagai penggerak penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, setiap perubahan anggaran harus diarahkan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Pengelolaan APBD 2026 juga diminta tetap selaras dengan visi dan misi pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kota Medan 2025-2029. Anggaran diarahkan untuk mewujudkan Medan Bertuah yang inklusif, maju dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data.

"Melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta kerangka anggaran yang disusun dan ditetapkan nantinya, diharapkan dapat mengacu pada RPJMD Tahun 2025-2029," ujar Rico.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemko Medan dan DPRD dalam membahas serta memastikan pelaksanaan kebijakan anggaran berjalan efektif.

Setelah penyampaian penjelasan Ranperda Perubahan APBD, Rico berharap Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera melakukan pembahasan lebih lanjut.

Rico juga berharap persetujuan bersama terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 dapat dilakukan tepat waktu sehingga seluruh OPD memiliki waktu yang cukup untuk menjalankan program dan kegiatan yang telah disusun.

"Sehingga semua OPD nantinya memiliki waktu yang cukup untuk pelaksanaan Perubahan APBD secara lebih optimal dan menghasilkan sasaran kinerja yang dapat dirasakan dan dinikmati secara langsung oleh masyarakat Kota Medan," pungkasnya.

Menurut Rico, keberhasilan pengelolaan APBD tidak hanya bergantung pada pemerintah dan legislatif. Kemitraan serta partisipasi berbagai pemangku kepentingan juga diperlukan agar kebijakan anggaran benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polemik APBD Tapteng Memanas, PDIP Bela Bupati Masinton dan Minta 5 Partai Kaji Wacana Pemakzulan
Penyerapan APBD Tapteng Baru 30 Persen, 5 Parpol Ultimatum Bupati Masinton: Berbenah atau Pemakzulan!
Wali Kota Tanjungbalai Letakkan Batu Pertama Rehabilitasi RSUD dr Tengku Mansyur Senilai Rp4,77 Miliar
Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor: Setiap Rupiah APBD Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
P-APBD 2026 Disepakati, Bupati Fery Dorong Anggaran 2027 Fokus pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Tambah 10.000 Penerima, PKH Medan Makmur Kini Sasar Lebih Banyak Lansia dan Disabilitas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru