Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Saya Hazmi Arif Simatupang Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Tengah dengan ini menyatakan menarik pernyataan yang telah kami sampaikan di dalam sikap bersama 5 partai politik, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai PKB dan Partai PAN yang disampaikan beberapa waktu yang lalu," katanya.
"Dan untuk selanjutnya DPC Partai Gerindra tidak lagi terlibat di dalam sikap bersama tersebut," imbuhnya.
Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara Ade Jona Prasetyo kemudian memberikan penjelasan mengenai sikap DPC Gerindra Tapteng tersebut.
Ade mengatakan pernyataan DPC Gerindra Tapteng tidak melalui koordinasi dengan struktur partai di tingkat provinsi maupun pusat.
"Saya selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sumut menyampaikan sikap DPC Gerindra Kab Tapteng itu diluar kordinasi dengan DPD maupun DPP. Gerindra mendukung stabilitas jalannya pemerintahan di Tapteng," ujarnya.
Ade juga mengajak seluruh pihak mengesampingkan kepentingan politik dan bersama-sama membantu proses pemulihan Kabupaten Tapanuli Tengah setelah bencana.
"Gerindra mengajak semua pihak bersatu dan saling mendukung untuk pemulihan pasca bencana di Kabupaten Tapteng," ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas posisi DPD Gerindra Sumut yang mendukung stabilitas pemerintahan Tapteng di tengah munculnya wacana pemakzulan terhadap Masinton.
Masinton Pasaribu sebelumnya telah merespons munculnya wacana pemakzulan tersebut.
Ia meminta seluruh elemen di Tapanuli Tengah menghentikan tarik-menarik kepentingan politik dan memusatkan perhatian pada pemulihan serta pembangunan daerah.
"Mengajak seluruh elemen politik, lembaga pemerintahan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan tarik-menarik kepentingan politik dan mengarahkan seluruh energi pada pemulihan bencana dan pembangunan daerah," kata Masinton dalam keterangannya.
Menurut Masinton, sejak awal pemerintahannya, komunikasi dengan berbagai elemen terus dibangun.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.