Konferensi Internasional Selat Malaka 2026 Hasilkan 10 Resolusi dan 10 Rekomendasi Kebijakan
KEPULAUAN RIAU Konferensi Internasional mengenai Selat Malaka yang pertama atau 1st International Conference on The Strait of Malacca (I
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Tia Rahmania, mantan calon anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), muncul di publik setelah dipecat dari partainya. Dia mengunjungi Bareskrim Polri untuk melakukan konsultasi hukum terkait dengan pemecatannya dan batal dilantik sebagai anggota DPR.
Tia menyampaikan rasa kekecewaannya di hadapan wartawan, mengungkapkan bahwa dia merasa dituduh secara sepihak oleh PDIP terkait penggelembungan suara dalam Pemilu 2024. “Sesungguhnya secara khusus saya mau sampaikan rasa kecewa mendalam terkait keputusan KPU RI yang mana itu mengakomodir dari keputusan Mahkamah Partai PDI Perjuangan, tempat saya berlindung. Di mana itu adalah rumah saya yang secara sepihak saya dituduh menggelembungkan suara,” kata Tia saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Jumat (27/9).
Tia Rahmania, yang maju dari Dapil Banten 1 (Lebak-Pandeglang), berharap bisa mendapatkan pandangan hukum dari Polri terkait kasus yang tengah dihadapinya. Dia juga mengungkapkan bahwa dia telah mengajukan gugatan terhadap PDIP ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Saya di sini pada kesempatan hari ini melakukan konsultasi karena sesungguhnya hasil putusan Bawaslu Provinsi hal tersebut bukan seperti itu adanya,” tambah Tia, yang berprofesi sebagai psikolog.
Keputusan Bawaslu Banten yang berkaitan dengan gugatan Bonnie Triyana terhadap Tia dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pemilu 2024, menyebutkan bahwa tujuh PPK mendapat sanksi teguran. Namun, nama Tia tidak dimasukkan dalam putusan Bawaslu.
Kontroversi PemecatanPemecatan Tia dari PDIP menjadi perbincangan hangat publik setelah video dirinya viral di media sosial, yang menunjukkan ia memprotes Wakil Ketua KPK Nurul Ghufon saat acara pembekalan anggota DPR terpilih di Lemhannas. Tindakan ini berujung pada keputusannya untuk dipecat dari PDIP pada 25 September. Dengan statusnya yang kini tidak lagi sebagai kader PDIP, Tia juga gagal untuk dilantik sebagai anggota DPR.
Gugatan dari Bonnie Triyana, politikus PDIP yang menyatakan bahwa Tia telah menggelembungkan suara, diterima oleh Mahkamah Partai PDIP. Bonnie, yang berada di urutan kedua dengan jumlah suara terbanyak di Dapil Banten 1, kini menggantikan posisi Tia sebagai anggota DPR.
Proses Hukum BerlanjutDengan langkah hukum yang telah diambil, Tia Rahmania berharap agar keadilan dapat ditegakkan. Dia menyatakan bahwa keputusan Mahkamah Partai dan pemecatannya tidak adil, dan menyiratkan bahwa dia akan terus berjuang untuk haknya. “Saya akan terus berusaha untuk membela diri dan mencari keadilan,” tegasnya di akhir konferensi pers.
Kejadian ini menunjukkan dinamika politik di dalam PDIP dan menyoroti tantangan yang dihadapi oleh para kader partai dalam proses pemilihan umum. Publik pun menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus ini, termasuk hasil konsultasi hukum yang dilakukan Tia di Bareskrim Polri.(N/014)
KEPULAUAN RIAU Konferensi Internasional mengenai Selat Malaka yang pertama atau 1st International Conference on The Strait of Malacca (I
PEMERINTAHAN
BATU BARA Menurut informasi, kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Umum Simpang Sei BejangkarTanjung Tiram, tepatnya di sekita
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pengembangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia mengungkap dugaan pungutan liar atau pungli terhadap warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Harfan Bahar didakwa membawa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Milite
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara bersama Bank Sumut menghadirkan program KMG MERDEKA atau Kredit Multi Gu
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah bahkan
EKONOMI
MEDAN Seorang perempuan asal Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Wulamsari (27), diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
PERISTIWA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula M
PEMERINTAHAN