Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Warga lainnya juga mengeluhkan kondisi jalan dan drainase di kawasan Tanjung Mulia Hilir dan Kota Bangun.
Selain jalan rusak dan banjir, warga mengeluhkan kondisi air bersih yang disebut berwarna kuning dan berkarat.
Rico meminta Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melakukan pemetaan terhadap titik-titik genangan di Medan Deli.
"Kita cek dan petakan pembangunan drainase baru, termasuk penggunaan u-ditch. Kalau perlu, normalisasi di area bawah tol juga dilakukan agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan genangan seperti kolam," jelas Rico Waas.
Dalam dialog tersebut, warga juga mempertanyakan penyaluran bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH).
Irma, warga Lingkungan 28 Tanjung Mulia, mempertanyakan pendataan penerima PKH karena masih ada warga yang dinilai membutuhkan bantuan tetapi belum masuk dalam data.
Keluhan serupa disampaikan Yuni, warga Mabar.
Ia mengadukan seorang janda lanjut usia yang tidak lagi menerima bantuan PKH meski masih memiliki tanggungan biaya pendidikan anak.
Rico menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial, termasuk PKH Medan Makmur, memiliki mekanisme pendataan dan verifikasi.
Pemko Medan akan meminta Dinas Sosial menindaklanjuti data warga yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Keluhan juga datang dari pelaku UMKM. Seorang ibu yang menjalankan usaha pembuatan jilbab mengadukan kondisi keluarganya setelah suaminya tidak lagi bekerja.
Rico meminta Dinas Sosial dan Dinas Koperasi mendata warga tersebut serta melihat peluang bantuan permodalan dan pendampingan usaha.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.