BREAKING NEWS
Rabu, 23 September 2026

PAD Sumut Baru 59,15 Persen, Wagub Surya Minta OPD dan BUMD Percepat Penerimaan

Abyadi Siregar - Rabu, 23 September 2026 12:28 WIB
PAD Sumut Baru 59,15 Persen, Wagub Surya Minta OPD dan BUMD Percepat Penerimaan
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya saat memimpin Rapim Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (23/9/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyatukan langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Semester II 2026.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan target penerimaan daerah tercapai sekaligus menjaga kinerja keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sesuai target yang telah ditetapkan.

Hal itu disampaikan Surya saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga:

"Dalam optimalisasi pendapatan ini, kita harus satu bahasa dan satu langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Terutama kepada 15 OPD dan BUMD," ujar Surya.

Untuk mempercepat pencapaian target PAD, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan Retribusi Daerah.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumut, Surya ditunjuk sebagai Ketua Tim.

Sekretaris Daerah Sumut menjadi sekretaris, sedangkan Kepala Badan Pendapatan Daerah bertindak sebagai koordinator tim.

Tim teknis tersebut melibatkan sejumlah instansi, yakni Bappelitbang, BKAD, Inspektorat, dan Biro Hukum.

Surya meminta Sekretaris Daerah dan instansi terkait memastikan seluruh anggota tim teknis hadir dalam setiap evaluasi.

Menurutnya, koordinasi diperlukan agar berbagai kendala dalam pencapaian target penerimaan dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut Timur Tumanggor memaparkan realisasi anggaran hingga 22 September 2026.

Total pendapatan daerah telah mencapai Rp8,9 triliun atau 69,8 persen dari target Rp12,8 triliun.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di angka 59,06 persen.

Sementara itu, PAD Sumut baru terealisasi sebesar 59,15 persen atau sekitar Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun.

Pendapatan transfer telah mencapai 82,66 persen atau Rp4,8 triliun dari target Rp5,8 triliun.

Sedangkan realisasi total belanja berada di angka 51,8 persen dari pagu Rp12,8 triliun.

BKAD Sumut juga memaparkan capaian PAD yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Untuk pajak daerah, Pemprov Sumut menetapkan target Rp6,2 triliun.

Hingga 22 September 2026, realisasinya mencapai Rp3,5 triliun atau 56,59 persen.

Dari sejumlah jenis pajak, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 51,23 persen.

Sementara Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) mencapai 65 persen.

Pajak Air Permukaan telah mencapai Rp141 miliar dari target Rp147 miliar. Adapun Pajak Rokok baru terealisasi sebesar 50 persen.

Pada sektor retribusi daerah, dari target Rp243 miliar, realisasi penerimaan telah mencapai Rp165 miliar atau 67,96 persen.

Capaian tersebut menjadi salah satu bagian yang terus dievaluasi Pemprov Sumut untuk memastikan target penerimaan daerah hingga akhir tahun dapat tercapai.

Selain pajak dan retribusi, PAD Sumut juga berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan melalui BUMD.

Sektor tersebut ditargetkan memberikan penerimaan sebesar Rp407 miliar. Hingga 22 September 2026, realisasinya mencapai Rp325 miliar atau 79,7 persen.

Salah satu kontribusi berasal dari PT Bank Sumut yang telah menyetorkan dividen atau kontribusi sebesar Rp265 miliar dari target Rp350 miliar.

Selain itu, terdapat realisasi 100 persen pada pos BUMD Bank Sumut sebesar Rp45,5 miliar.

Sementara PT PPSU telah mencapai realisasi 103,23 persen atau Rp6,9 miliar.

Pemprov Sumut berharap evaluasi secara berkala dan pengawasan yang dilakukan Tim Optimalisasi dapat mempercepat pencapaian target penerimaan daerah.

Koordinasi antara OPD dan BUMD akan terus dilakukan hingga akhir tahun anggaran 2026 agar target pendapatan daerah dapat dicapai secara maksimal.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kompolnas Datangi Keluarga Winda Lorenza, Dalami Kejanggalan Kematian Mantan Istri Brigadir I
Belum Dieksekusi, Terpidana Perambahan Hutan Karang Gading Alexander Halim Mangkir karena Alasan Sakit
Festival Kebudayaan Sumut 2026 Dianggarkan Rp2,5 Miliar, 9 Perusahaan Ikut Tender
Baharuddin Siagian Dorong Penguatan UPZ di Batu Bara, Zakat Diharapkan Lebih Bermanfaat dan Tepat Sasaran
Bupati Batu Bara Bertemu MAPEL Sumut, Bahas Rencana Penertiban Kawasan Hutan
BPK RI Mulai Periksa Pengelolaan Keuangan di Batu Bara, Bupati Baharuddin Minta OPD Transparan dan Kooperatif
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru